Jakarta, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Sabtu (22/8) mengatakan bahwa persahabatan dan kerja sama yang lebih erat antara Tiongkok dan Indonesia tidak hanya mendorong pembangunan kedua negara, tetapi juga menjadi teladan bagi kerja sama yang saling menguntungkan di antara negara-negara Global Selatan.

Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan hal tersebut di Jakarta dalam pertemuan dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia.

Wang menyatakan bahwa Tiongkok dengan tulus membantu Indonesia mempercepat proses pembangunannya, serta mendorong dan mendukung perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk terus berinvestasi dan menjalankan bisnis di Indonesia. Langkah ini bertujuan membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber dayanya menjadi momentum pembangunan dan manfaat bagi rakyatnya, meningkatkan kapasitas pembangunan mandiri secara lebih baik, serta mempercepat proses industrialisasi.

Terkait hal tersebut, Wang mengatakan bahwa Tiongkok berharap dan meyakini pemerintah Indonesia akan menyediakan lingkungan bisnis yang aman, stabil, dan sehat bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Seraya mencatat bahwa hubungan Indonesia-Tiongkok dibangun di atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan yang mendalam, Luhut mengatakan bahwa kerja sama bilateral, khususnya investasi oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia,telah memberikan kontribusi penting dan positif terhadap pembangunan ekonomi negara serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Luhut mengatakan, Indonesia memandang Tiongkok sebagai sahabat dan mitra yang paling dapat dipercaya. Ia menambahkan bahwa Indonesia senantiasa menyambut baik perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan menjalankan bisnis di tanah air, serta berkomitmen menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan bersahabat bagi mereka.