Beijing, Bharata Online - Dalam rangka menyampaikan ucapan selamat atas peringatan 70 tahun sebuah program radio nasional yang populer bagi anak-anak, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mendesak para profesional di bidang budaya anak untuk melipatgandakan upaya dalam membina generasi muda yang cakap demi perjuangan sosialisme.

Xi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Ketua Komisi Militer Pusat, menyampaikan seruan tersebut melalui surat ucapan selamat yang dikirimkan pada hari Jumat (4/9) kepada program Xiaolaba atau "Terompet Kecil" milik China Media Group (CMG). Ia memuji komitmen program tersebut selama 70 tahun dalam "menyampaikan cerita-cerita yang baik kepada anak-anak", yang telah menemani berbagai generasi pendengar muda saat mereka tumbuh dewasa.

Xi meminta tim program dan para profesional di bidang budaya anak untuk memenuhi misi menanamkan kebajikan melalui pendidikan, mengikuti perkembangan zaman, menggali kekayaan sumber daya budaya secara mendalam, serta mengabdikan diri untuk menciptakan karya-karya unggul dan populer yang mempromosikan nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan bagi anak-anak.

Ia mendesak adanya upaya lebih besar untuk membina generasi muda yang cakap, yang memiliki landasan moral yang kokoh, kemampuan intelektual, kebugaran fisik, kepekaan estetika, serta keterampilan kerja, agar mereka mampu berkontribusi dan meneruskan perjuangan sosialisme.

Li Shulei, anggota Biro Politik Komite Sentral PKT sekaligus Kepala Departemen Publisitas Komite Sentral PKT, membacakan surat ucapan selamat dari Xi dalam sebuah simposium yang digelar di Beijing pada hari yang sama untuk memperingati hari jadi ke-70 program tersebut.

Para peserta simposium menyatakan bahwa surat ucapan selamat dari Xi tersebut sepenuhnya mencerminkan perhatian Komite Sentral PKT terhadap anak-anak bangsa serta fokusnya pada pengembangan program budaya dan seni bagi audiens muda.

Mereka menyerukan pemenuhan tugas mendasar untuk menanamkan kebajikan dan membina talenta melalui pendidikan. Mereka juga menambahkan perlunya upaya lebih besar untuk melestarikan budaya tradisional Tiongkok yang luhur serta memanfaatkan teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan, guna menghasilkan lebih banyak karya budaya dan seni anak yang bermakna sekaligus menarik, serta memberikan asupan spiritual terbaik demi menjamin pertumbuhan yang sehat bagi generasi muda.

Diluncurkan pada 4 September 1956, Xiaolaba merupakan program radio pertama di Republik Rakyat Tiongkok yang ditujukan bagi anak-anak usia prasekolah. Sejak saat itu, program ini telah berkembang menjadi program unggulan yang mencakup siaran radio, televisi, media baru, dan siaran di lingkungan sekolah.