Beijing, Bharata Online - Militer Tiongkok siap bekerja sama dengan militer negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) untuk semakin memperluas dan memperdalam kerja sama pertahanan dan keamanan, ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok, Jiang Bin, dalam konferensi pers pada hari Jumat (4/9) di Beijing.

Pernyataan Jiang disampaikan menyusul kunjungan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, baru-baru ini ke Bishkek, ibu kota Kirgistan, tempat ia menghadiri KTT SCO dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Kirgistan.

"Presiden Xi baru saja menghadiri Pertemuan Dewan Kepala Negara SCO ke-26 dan menyampaikan pidato penting, yang menegaskan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan visi keamanan bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan, serta menjadikan SCO sebagai platform penting bagi pelaksanaan Inisiatif Keamanan Global," kata Jiang.

"Keamanan adalah landasan pembangunan, dan perdamaian adalah sumber kemakmuran. Negara-negara anggota SCO sangat mementingkan kerja sama pertahanan dan keamanan. Kami telah menyelenggarakan Pertemuan Menteri Pertahanan SCO dan Pertemuan Kepala Staf Umum Militer SCO dalam berbagai kesempatan, melaksanakan latihan kontra-terorisme gabungan 'Peace Mission' dan pertunjukan militer 'Peace Horn', melakukan pertukaran profesional di bidang-bidang seperti kedokteran militer, transportasi militer, dan penerjemahan militer, serta mengadakan seminar bagi perwira militer senior, program pertukaran perwira tingkat junior dan menengah SCO, dan forum diskusi cendekiawan muda 'SCO Plus'. Di tengah lanskap internasional yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, SCO telah berperan sebagai jangkar stabilitas dan mencapai hasil penting dalam menjaga keamanan serta stabilitas kawasan, sekaligus merespons berbagai ancaman dan tantangan," jelas Jubir tersebut.

"Berdiri di titik awal baru peringatan 25 tahun SCO, militer Tiongkok siap bekerja sama dengan militer negara-negara anggota SCO untuk memegang teguh semangat awal pendirian SCO, meneruskan 'Semangat Shanghai', melaksanakan konsensus penting yang baru dicapai dalam KTT SCO dan Deklarasi Bishkek, semakin memperluas dan memperdalam kerja sama pertahanan dan keamanan, serta berkontribusi dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia," ujarnya.