Beijing, Bharata Online - Lebih dari 930 juta ton kuota emisi karbon telah diperdagangkan di pasar karbon nasional Tiongkok hingga akhir Juli 2026, demikian diumumkan oleh Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok dalam sebuah konferensi pers di Beijing pada hari Kamis (13/8).

Menteri Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok, Huang Runqiu, menyoroti peran pasar karbon nasional tersebut dalam mendorong pengurangan emisi dengan biaya rendah.

"Volume perdagangan kumulatif pasar perdagangan hak emisi karbon nasional Tiongkok telah melampaui 930 juta ton pada akhir Juli. Pasar ini telah membantu industri memangkas emisi karbon dengan biaya lebih rendah dan memberikan kontribusi substansial terhadap transisi hijau dan rendah karbon," ujar Huang.

Tiongkok secara resmi meluncurkan pasar perdagangan emisi karbon nasionalnya pada bulan Juli 2021, yang sejak saat itu telah berkembang menjadi pasar karbon terbesar di dunia dalam hal total emisi gas rumah kaca yang diperdagangkan.