Beijing, Bharata Online - Jalur Kereta Api Beijing-Kowloon di Tiongkok, sebuah penghubung rel vital yang membentang dari ibu kota Tiongkok hingga ke Hong Kong, memperingati hari jadi operasionalnya yang ke-30 pada hari Selasa (1/9). Rute sepanjang hampir 2.400 kilometer ini terus memberikan layanan penting bagi para pelancong lintas wilayah.
Dalam rangka memperingati tonggak sejarah tersebut, China State Railway Group menyatakan bahwa layanan utama ini telah mengangkut 1,77 miliar penumpang sejak mulai beroperasi penuh tiga dekade lalu.
Rute ini membentang dari Stasiun Kereta Api Beijing Barat (Beijing West) hingga Shenzhen di Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, melintasi delapan wilayah tingkat provinsi, sebelum terhubung dengan Hong Kong melalui Jalur Kereta Api Guangzhou-Shenzhen.
Saat seluruh jalur ini resmi dibuka pada 1 September 1996, proyek tersebut menjadi proyek konstruksi kereta api terbesar di Tiongkok pada masa itu, baik dari segi skala, investasi, maupun total panjang lintasan.
Meskipun jaringan kereta api cepat Tiongkok kini telah menjadi pilihan utama bagi banyak pelancong domestik, nilai sejarah jalur kereta api Beijing-Kowloon tetap terjaga hingga saat ini, dan jalur tersebut terus menyediakan layanan perjalanan jarak jauh yang berharga.
Selama bertahun-tahun, titik awal rute di bagian utara, yakni Stasiun Beijing Barat, telah berkembang pesat dan kini menjadi pusat (hub) kereta api utama yang terhubung dengan berbagai jalur penting. Pihak stasiun mencatat adanya peningkatan drastis dalam jumlah layanan yang beroperasi di sana sejak stasiun itu sendiri dibuka 30 tahun lalu.
"Jumlah puncak harian kedatangan dan keberangkatan kereta yang ditangani oleh Stasiun Beijing Barat telah meningkat dari 54 menjadi 406. Ketika Stasiun Kereta Api Beijing Fengtai mulai beroperasi pada 20 Juni 2022, beberapa layanan penumpang Beijing-Kowloon mulai diberangkatkan dari sana, sehingga memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi penumpang," ujar Zhao Peijun, Juru Bicara Stasiun Kereta Api Beijing Barat.
Meskipun tidak dapat menandingi armada kereta cepat Tiongkok masa kini yang melaju kencang melintasi negara tersebut, kereta-kereta di jalur ini telah menjalani lima tahap peningkatan teknis selama bertahun-tahun. Kecepatan maksimum kereta penumpang yang beroperasi di jalur Beijing-Kowloon saat ini mencapai 160 km per jam, yang secara signifikan memangkas durasi perjalanan yang sangat panjang tersebut.
"Sejak layanan ini mulai beroperasi antara Beijing Barat dan Shenzhen Timur pada tahun 2022, waktu perjalanan telah berkurang dari 49 jam menjadi kurang dari 30 jam. Perubahan jadwal dan peningkatan layanan yang dilakukan kemudian telah membuat rute ini lebih nyaman, khususnya bagi penumpang yang bepergian dari dan ke provinsi-provinsi yang mengirimkan banyak pekerja ke daerah lain untuk mencari nafkah," ujar Hou Shaopu, Kepala Kondektur Awak Kereta Beijing-Shenzhen di Bagian Angkutan Penumpang Beijing.