Henan, Bharata Online - Provinsi Henan di Tiongkok Tengah telah meningkatkan upaya pengendalian banjir dan penyelamatan di berbagai lokasi setelah curah hujan ekstrem menyebabkan jebolnya tanggul di sepanjang beberapa sungai, yang memicu evakuasi besar-besaran dan operasi perbaikan tanggul sepanjang waktu.
Di Kabupaten Yanling, Kota Xuchang, sebuah titik jebol sepanjang lebih dari 10 meter terjadi pada hari Kamis (13/8) di sepanjang Sungai Qingyi, menyebabkan kenaikan permukaan air yang cepat.
Lebih dari 200 personel penyelamat, termasuk polisi bersenjata, milisi, dan petugas pemadam kebakaran, segera dikerahkan untuk mengevakuasi warga setempat. Tim penyelamat menancapkan balok baja ke titik jebol dan mengisi celah dengan pasir serta kerikil, sementara kru jalan membangun akses jalan dari kerikil agar alat berat dapat mencapai lokasi penanganan utama.
Menjelang Jumat (14/8) sore, seluruh penduduk desa di bagian hilir titik jebol tersebut telah berhasil dievakuasi sepenuhnya tanpa ada laporan korban jiwa.
Di Kabupaten Jiaxian, Kota Pingdingshan, titik jebol selebar sekitar 47,5 meter terjadi pada Rabu malam di tanggul sipil di bagian Sungai Beiru, wilayah Changqiao. Peristiwa ini dipicu oleh kombinasi curah hujan yang sangat ekstrem dan debit banjir besar dari waduk-waduk di bagian hulu.
Otoritas setempat segera menyusun rencana tanggap darurat dan menerapkan berbagai teknik—termasuk pengecoran beton, pemasangan jaring kawat, dan penggalian saluran pengalihan—untuk mempercepat proses penutupan, yang akhirnya berhasil menutup titik jebol tersebut pada Jumat malam.
Di Kota Zhoukou, titik jebol terjadi di tanggul timur Sungai Jialu, Distrik Chuanhui, pada hari Kamis (13/8) sekitar pukul 23.00. Titik jebol yang awalnya sepanjang sekitar delapan meter itu kemudian meluas hingga lebih dari 30 meter. Petugas penyelamat memperkuat tanggul dengan batu dan menjatuhkan kontainer berisi batu ke dalam celah tersebut untuk membendung aliran air.
Penduduk desa dan pasien rumah sakit setempat di bagian hilir, yang berjumlah 781 orang, telah dipindahkan ke tempat yang aman.
Di lokasi penampungan sementara yang bertempat di sebuah sekolah menengah di Distrik Chuanhui, para sukarelawan mendata warga yang baru tiba pada Jumat sore. Selanjutnya, petugas membagikan perlengkapan tidur, selimut antilembap, dan kebutuhan lainnya, termasuk makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan warga lanjut usia dan anak-anak.
Layanan medis sementara dan dukungan psikologis juga tersedia di lokasi tersebut. Fasilitas ini telah menampung lebih dari 900 orang sejauh ini, dan tiga lokasi penampungan telah didirikan di seluruh distrik seiring dengan terus berdatangannya para pengungsi.