Tiongkok, Bharata Online - Infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Tiongkok mengalami ekspansi pesat pada paruh pertama tahun 2026, di tengah upaya berkelanjutan negara tersebut untuk memfasilitasi adopsi kendaraan listrik yang lebih luas melalui peningkatan jaringan pendukung.
Menurut data yang dirilis Selasa oleh Administrasi Energi Nasional Tiongkok, total fasilitas pengisian daya di negara tersebut mencapai 23,06 juta pada akhir Juni 2026, meningkat 43,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari total tersebut, fasilitas pengisian daya publik melebihi 5 juta, meningkat 22,3 persen dari tahun sebelumnya. Fasilitas pengisian daya swasta mencapai 18,05 juta, melonjak 50,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Permintaan pengisian daya selama liburan terus meningkat, seperti yang terlihat selama liburan Hari Buruh tahun 2026. Volume pengisian daya harian rata-rata di jalan raya mencapai 18,99 juta kilowatt-jam, meningkat 14,09 persen dari liburan Tahun Baru Imlek tahun ini.
Pada saat yang sama, jaringan pengisian daya di kabupaten dan kota terus diperkuat, dengan cakupan tingkat kabupaten mencapai 98,61 persen pada akhir Juni.
Pada Oktober 2025, Tiongkok meluncurkan rencana aksi tiga tahun untuk meningkatkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik (EV), dengan tujuan membangun jaringan nasional yang terdiri dari 28 juta fasilitas pengisian daya, dan kapasitas pengisian daya publik diperkirakan akan melebihi 300 juta kilowatt pada akhir tahun 2027.