Ji'an, Bharata Online - Otoritas setempat di Kota Ji'an, Provinsi Jiangxi, Tiongkok Timur, telah meluncurkan respons darurat menyeluruh menyusul hujan deras ekstrem yang melanda kota tersebut. Petugas darurat sedang melakukan perbaikan jalan raya, evakuasi dan relokasi massal, pengerukan akibat banjir, serta disinfeksi pascabencana secara menyeluruh demi memulihkan keselamatan publik dan ketertiban sosial.

Pembersihan material longsor terus dilakukan sepanjang waktu di pintu keluar terowongan pada ruas Ji'an-Ganzhou di Jalan Tol Daqing-Guangzhou, yang tertimpa tanah longsor saat hujan deras berlangsung. Tim pemeliharaan jalan raya telah mengerahkan ekskavator, buldoser, dan mesin lainnya untuk memulihkan kondisi terowongan serta menghilangkan potensi bahaya keselamatan.

"Ini adalah lokasi longsor terparah di jalan tol ini, dengan lumpur dan endapan tanah menutupi seluruh permukaan jalan. Lebih dari sepuluh unit alat berat telah bekerja tanpa henti selama sehari semalam penuh. Saat ini, sebagian besar endapan tanah di jalur lalu lintas telah dibersihkan, dan kami sedang melakukan pengerukan serta pemindahan material untuk mencegah longsor susulan," ujar Guo Fei, seorang pekerja pemeliharaan jalan raya.

Hingga Senin (7/9) pagi, ditemukan 31 titik kerusakan pada ruas jalan yang ditutup tersebut, dengan sekitar 20.000 meter kubik material longsor menutupi badan jalan. Lebih dari 540 petugas penyelamat darurat dan lebih dari 240 unit peralatan darurat telah dikerahkan untuk membersihkan dan memulihkan jalan tersebut.

Selain gangguan lalu lintas, hujan badai dan tanah longsor yang terus-menerus juga mengancam warga di Kabupaten Suichuan, Kota Ji'an, sehingga memaksa evakuasi dan relokasi lebih dari 10.000 orang. Sejumlah lokasi relokasi terpusat yang dilengkapi dengan pasokan kebutuhan sehari-hari dan layanan dukungan menyeluruh telah disiapkan untuk menampung warga yang mengungsi.

Di Kabupaten Taihe, Kota Ji'an, yang dilanda hujan deras dan mengalami banjir di wilayah yang luas, upaya sanitasi pascabencana dan pencegahan wabah telah dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat lebih lanjut.

Di Kota Praja Heshi, warga setempat dan para pekerja bahu-membahu dalam upaya pembersihan pascabanjir. Berbekal sekop dan sapu, mereka menyingkirkan endapan tanah, sampah, dan puing-puing dari jalan utama, saluran drainase, dan kawasan permukiman. Lokasi-lokasi penting di seluruh wilayah kota praja tersebut juga telah disemprot disinfektan secara menyeluruh.

"Kami telah mengoordinasikan alokasi dan distribusi bahan disinfektan serta memastikan ketersediaan air minum dan bahan disinfektan lingkungan di seluruh kota dan desa," ujar Liu Xiaoli, Staf di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kabupaten Taihe.

Di wilayah lain di Jiangxi, otoritas setempat di Kota Jinggangshan juga telah menyingkirkan endapan lumpur dan puing-puing agar warga dapat kembali menjalani kehidupan normal setelah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.