Hong Kong, Bharata Online - Stasiun luar angkasa Tiangong milik Tiongkok telah meningkatkan fasilitas dapur di orbitnya, yang kini dilengkapi dengan peralatan pemanas canggih dan beragam pilihan makanan. Hal ini diungkapkan oleh Lai Ka-ying, seorang spesialis muatan untuk misi penerbangan antariksa Shenzhou-23, dalam sebuah sesi kelas sains bagi para pelajar dari Hong Kong dan Makau pada hari Rabu (9/9).
Ratusan pelajar dari Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan Daerah Administratif Khusus Makau berkumpul di Tsuen Wan Public Ho Chuen Yiu Memorial College di HKSAR untuk mengikuti "Kelas Tiangong" yang istimewa ini.
Dalam sesi kuliah antariksa tersebut, Lai memberikan penjelasan khusus kepada para pelajar mengenai menu makanan sehari-hari para awak selama di orbit serta peralatan pemanas makanan yang telah ditingkatkan di dalam stasiun luar angkasa.
"Tim teknis di Bumi telah menyiapkan beragam makanan dengan gizi seimbang bagi kami. Menunya mencakup makanan pokok seperti nasi, mi, dan roti, serta puluhan hidangan istimewa mulai dari daging babi rebus kecap dan 'Fotiaoqiang' (Buddha Jumps Over the Wall) hingga ayam Kung Pao dan daging sapi lada hitam. Kami juga memiliki berbagai jenis sayuran kering yang kembali segar dan lezat setelah direhidrasi. Selain itu, kami juga bisa membuat keju di stasiun luar angkasa, sehingga pilihan makanan kami di orbit sangatlah beragam," ujarnya.
Lai juga menjelaskan mengenai fasilitas pemanas yang memungkinkan para astronaut menikmati hidangan yang baru dipanaskan di lingkungan mikrogravitasi.
"Stasiun luar angkasa ini dilengkapi dengan dua perangkat pemanas. Perangkat pemanas gelombang mikro (microwave) di bagian bawah bekerja dengan prinsip yang sama seperti microwave rumahan dan terutama digunakan untuk memanaskan makanan pokok seperti nasi. Perangkat pemanas udara panas di bagian atas menggunakan teknologi sirkulasi udara panas 360 derajat, yang memungkinkan astronaut menikmati hidangan panas dalam waktu kurang dari setengah jam. Fitur unggulan terbesar dari dapur antariksa yang telah ditingkatkan ini adalah penambahan mesin pemanggang udara panas. Stasiun luar angkasa kini dilengkapi dengan mesin pemanggang udara panas. Mesin ini mengatasi tantangan pemurnian asap minyak di ruang terbatas dan mampu meningkatkan suhu pemanasan maksimum hingga 190 derajat Celsius. Hal ini memungkinkan kami memanggang sayap ayam, labu, dan kue langsung di dalam stasiun luar angkasa," jelasnya.