Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyerukan upaya untuk secara efektif melindungi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, agar hasil-hasil modernisasi Tiongkok dapat dinikmati oleh seluruh rakyat secara lebih adil.
Xi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), telah mengambil serangkaian keputusan dan rencana penting sejak awal tahun ini, mengingat tahun 2026 menandai dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).
Sepanjang tahun ini, Xi telah berulang kali mengunjungi rumah warga biasa dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke berbagai penjuru Tiongkok. Ia berinteraksi secara ramah dengan mereka dan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kehidupan mereka.
Pada tanggal 15 Juli 2026, Xi mengunjungi sebuah kawasan permukiman di Distrik Huangpu, Shanghai, tempat empat bangunan yang awalnya didirikan pada tahun 1950-an telah direnovasi dan ditingkatkan kualitasnya, sehingga kondisi hunian warga menjadi jauh lebih baik.
Ia menyerukan upaya berkelanjutan untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat secara bertahap serta terus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pada tanggal 24 Juni 2026, Presiden Xi melakukan kunjungan kerja ke Kota Dezhou di Provinsi Shandong, Tiongkok Timur.
Di rumah seorang warga desa bernama Yu Xinhui, Xi duduk bersama keluarga tersebut dan menanyakan kehidupan sehari-hari mereka, termasuk pekerjaan, pendapatan, kesehatan anggota keluarga lanjut usia, serta pendidikan anak-anak.
Pada tanggal 10 Februari 2026, menjelang Festival Musim Semi 2026, Xi mengunjungi sebuah pusat layanan perawatan lansia di Distrik Xicheng, Beijing.
Xi menyatakan bahwa kepedulian dan dukungan terhadap kaum lanjut usia merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, seraya mendorong upaya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik agar para lansia dapat menikmati masa tua yang bahagia dan bermakna.
Xi juga memberikan perhatian besar pada masalah ketenagakerjaan. Saat berkunjung ke Distrik Xicheng, Beijing, Xi sempat berbincang dengan tiga pekerja jasa pengiriman yang sedang beristirahat di kantin, serta menanyakan perihal pekerjaan dan kehidupan mereka.
Di antara 20 indikator utama yang ditetapkan dalam Rencana Lima Tahun ke-15, indikator yang berkaitan dengan penghidupan dan kesejahteraan masyarakat memiliki porsi terbesar. Indikator-indikator ini mencakup berbagai persoalan paling mendesak dan nyata yang menjadi perhatian rakyat, seperti lapangan kerja, pendapatan, pendidikan, kesehatan, perawatan lansia, dan pengasuhan anak.
Pada tanggal 23 Maret 2026, dalam kunjungan inspeksinya ke Kawasan Baru Xiong'an di Provinsi Hebei, Tiongkok utara, Xi mengunjungi kampus Xiong'an dari SMA No. 4 Beijing. Di sana, ia memotivasi para siswa untuk terus bersemangat dan berkembang seiring dengan pembangunan Kawasan Baru Xiong'an serta modernisasi Tiongkok.
Xi juga menekankan pentingnya memfasilitasi jalur untuk mewujudkan nilai produk ekologis serta memajukan penghijauan kawasan perkotaan dan pedesaan secara terpadu.
Pada tanggal 30 Maret 2026, Xi berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon sukarela di Distrik Changping, Beijing. Ia menyerukan mobilisasi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam penghijauan, sembari menegaskan bahwa lingkungan ekologis yang sehat adalah milik bersama dan memerlukan upaya kolektif dari semua pihak.
Kesehatan masyarakat merupakan indikator utama modernisasi sosialis. Dalam rangkaian pertemuan tahunan "Dua Sesi" (Two Sessions) Tiongkok tahun ini, Xi menekankan bahwa pembangunan "Tiongkok yang Sehat" (Healthy China) mengharuskan adanya kepatuhan terhadap kondisi nasional, konsistensi dalam menempuh jalur pembangunan kesehatan dengan karakteristik Tiongkok, serta pelaksanaan pedoman kerja kesehatan untuk era baru secara tegas.
Pertemuan tahunan "Dua Sesi" Tiongkok mempertemukan Kongres Rakyat Nasional atau National People's Congress (NPC) dan Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok atau Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC), yang merupakan lembaga legislatif dan penasihat tertinggi di negara tersebut.
Pada bulan April 2026, Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengadakan sesi studi kelompok mengenai peningkatan kapasitas pencegahan dan penanggulangan bencana alam.
Sepanjang tahun ini, Xi telah berulang kali menekankan perlunya pelaksanaan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana secara sungguh-sungguh di segala aspek demi menjamin keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
Pada paruh pertama tahun ini, situasi ketenagakerjaan di Tiongkok secara umum tetap stabil, pendapatan penduduk tumbuh secara konsisten, revitalisasi pedesaan terus didorong, cakupan layanan publik dasar terus meluas, dan kesejahteraan hidup masyarakat terjamin dengan baik.