Shanghai, Bharata Online - Topan Dolphin, yang telah melemah menjadi siklon tropis yang kuat, terus menghantam Shanghai dengan hujan dan angin kencang, menyebabkan genangan air di daerah dataran rendah serta memperlambat arus lalu lintas pada jam sibuk di Senin (10/8) pagi.
Di sebuah persimpangan jalan di pusat kota Distrik Xujiahui, hujan sempat sedikit mereda pada pagi hari, namun awan tebal masih menggantung dan bergerak cepat. Lima distrik di Shanghai telah mengeluarkan peringatan oranye untuk badai hujan, karena kota tersebut masih terdampak oleh sabuk hujan spiral badai itu.
Arus lalu lintas tampak jauh lebih lengang karena pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap berada di rumah kecuali ada keperluan mendesak. Kendaraan melaju perlahan akibat jalanan yang tergenang air dan jarak pandang yang terbatas, sementara para pesepeda yang mengenakan jas hujan bergerak di tepi jalan.
Petugas kepolisian memulai giliran kerja mereka pada pukul 06.00—lebih awal dari biasanya—untuk mengatur lalu lintas di tengah hujan. Pohon tumbang dan dekorasi yang rusak sempat menghalangi beberapa lajur jalan. Petugas dikerahkan untuk membersihkan puing-puing, sementara truk derek bersiaga untuk situasi darurat.
Sistem metro Shanghai juga sangat terdampak. Di Stasiun Xujiahui, sebuah titik transit sibuk yang melayani tiga jalur, jumlah penumpang menurun drastis, namun petugas tetap bersiaga dengan perlengkapan penahan banjir dan karung pasir.
Akibat kondisi ini, layanan pada beberapa jalur dihentikan sementara, sedangkan rute lainnya dipangkas jarak tempuhnya.