Shanghai, Bharata Online - Tiongkok sedang mendorong evolusi besar dalam industri hewan peliharaan di kawasan Asia-Pasifik, beralih dari manufaktur dasar menuju perawatan hewan peliharaan cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang canggih, sebagaimana dipamerkan dalam ajang Pet Fair Asia 2026 yang digelar di Shanghai mulai hari Rabu (19/8) hingga Minggu (23/8).

Produk-produk unggulan yang ditampilkan meliputi alat pemberi makan dengan teknologi pengenalan wajah, kotak pasir (litter box) yang memantau kesehatan, serta perangkat pemantauan jarak jauh, berbagai inovasi yang semakin diminati oleh generasi muda yang melek teknologi untuk mengelola kesejahteraan hewan peliharaan mereka.

"Sistem cerdas kami memanfaatkan algoritma AI untuk mengenali wajah kucing dan memberikan rekomendasi pemberian makan harian yang disesuaikan, berdasarkan data mengenai kebiasaan makan serta jumlah asupan makanan kucing tersebut. Perangkat cerdas semacam ini secara signifikan menurunkan hambatan bagi orang yang ingin memelihara kucing, sekaligus menjawab permintaan kalangan muda saat ini akan perawatan hewan peliharaan yang berbasis sains," ujar Chen Hongshang, Manajer Desain Produk di Shanghai Lianchong Intelligent Technology Co., Ltd, sebuah merek perawatan hewan peliharaan cerdas terkemuka di Tiongkok.

Menurut Buku Putih Industri Hewan Peliharaan Tiongkok tahun 2026, populasi hewan peliharaan di wilayah perkotaan Tiongkok mencapai 126 juta ekor pada tahun 2025, yang mendorong pasar konsumsi terkait hewan peliharaan hingga bernilai 312,6 miliar yuan (sekitar 823 triliun rupiah). Pasar ini diperkirakan akan terus berkembang hingga mencapai 405 miliar yuan (sekitar 1.066 triliun rupiah) pada tahun 2028.

Pameran tahun ini merupakan yang terbesar sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1997. Acara itu menghadirkan lebih dari 2.600 peserta pameran dari seluruh dunia untuk menampilkan produk dan layanan terbaru mereka di 17 aula dalam ruangan dan 10 area luar ruangan, dengan total luas mencapai 320.000 meter persegi.

Acara ini telah menarik lebih dari 500.000 pengunjung sejak hari pembukaannya.