Sydney, Bharata Online – Setelah meraih kesuksesan besar di pasar Tiongkok, film animasi Tiongkok "All Wishes Come True" telah memperluas penayangannya ke kancah internasional, dengan debut di Australia dan Selandia Baru.
Dalam pemutaran larut malam di Sydney pada hari Kamis, penonton pertama di Australia yang menyaksikan "All Wishes Come True" tampak terkesan dengan kualitas visual film yang canggih. Peluncuran di luar negeri ini memberikan perspektif baru bagi penonton global mengenai animasi Tiongkok.
"Ini pertama kalinya saya menonton tayangan seperti ini. Jadi, ini cukup keren. Saya menikmatinya. Saya akan merekomendasikannya kepada teman-teman jika mereka ingin menonton sesuatu yang serupa," ujar seorang penonton.
Film ini merupakan adaptasi penuh aksi dari kisah rakyat Tiongkok tentang Delapan Dewa (Eight Immortals). Kisahnya mengikuti perjalanan delapan orang buangan biasa yang bekerja sama untuk mencuri dari para dewa.
"All Wishes Come True" telah menjadi film sukses besar di *box office* domestik, dengan total pendapatan lebih dari 200 juta dolar AS. Film ini tercatat sebagai salah satu film animasi domestik Tiongkok dengan pendapatan tertinggi tahun ini.
Penonton di Australia juga memuji film ini karena menampilkan karakter dan cerita Asia dengan cara yang segar dan kontemporer.
"Film ini menampilkan karakter Asia dengan cara bercerita yang baru. Jadi, menurut saya ini cukup mengesankan," kata penonton lainnya.
Penonton dan pengamat industri menilai bahwa gelombang baru film animasi Tiongkok berkualitas tinggi turut menjembatani kesenjangan budaya, serta memberikan akses yang lebih luas bagi penonton untuk mengenal budaya tradisional Tiongkok.
Sementara itu, para produser film berharap kemajuan dalam teknologi visual dan teknik bercerita akan terus mempertahankan minat global yang kian meningkat terhadap animasi Tiongkok, sekaligus memperluas jangkauan internasional industri perfilman Tiongkok.