Shizuishan, Bharata Online - Film antiperang Tiongkok yang sedang populer, "Once Upon a Time in the Middle East", telah membuat Shitanjing, sebuah lokasi syuting film di Kota Shizuishan, Daerah Otonom Ningxia Hui, Tiongkok Barat Laut, menjadi sorotan.

Dengan lanskap Gurun Gobi yang terjal, hamparan gurun yang luas, dan reruntuhan industri yang mencolok, bekas kota pertambangan batu bara ini disulap menjadi latar Timur Tengah untuk keperluan film tersebut.

Pos pemeriksaan militer yang dijaga ketat dalam film itu sebenarnya adalah bangunan gerbang batu ikonik Shitanjing. Kini, tempat itu menjadi salah satu lokasi foto paling populer di kawasan tersebut dan menarik minat para penggemar yang datang khusus setelah menonton filmnya.

"Kemarin saya mengajak anak saya menonton film ini bersama-sama. Kebetulan saya tahu bahwa film ini syuting tepat di daerah kami, jadi saya sangat ingin datang ke lokasi syuting ini untuk merasakan langsung suasana pembuatan filmnya," ujar Gao, seorang pengunjung.

"Suami saya dulu pernah bekerja di sini, jadi kami datang untuk bernostalgia. Tempat ini sudah banyak berubah, tetapi jejak masa lalu masih bisa terlihat. Bangunan-bangunan lamanya masih ada di sini," kata Li, pengunjung lainnya.

"Bangunan di sebelah kiri kita ini dulunya bernama Gedung Fuxing, atau dikenal juga sebagai Toserba Fuxing. Di kedua sisi jalan berjajar bangunan-bangunan sederhana beratap seng, dan sepanjang jalan dihiasi berbagai papan penanda yang semuanya memiliki nuansa khas Timur Tengah," jelas Wang Peng, Sekretaris Komite Kerja Partai untuk Subdistrik Shitanjing.

"Once Upon a Time in the Middle East" mengisahkan seorang pria Tiongkok yang bekerja sebagai juru masak di sebuah restoran Tiongkok di Timur Tengah pada tahun 2000-an, tepat saat perang pecah. Film ini telah menuai pujian luas berkat ulasan positif dari penonton serta performa box office yang kuat.

Sejak film tersebut dirilis pada 11 Agustus 2026, jumlah kunjungan wisatawan harian ke Shitanjing mencapai 8.000 orang, angka yang 16 kali lipat lebih tinggi dibandingkan sebelum film itu tayang. Hingga saat ini, Shitanjing telah menerima total 160.000 kunjungan wisatawan sepanjang tahun ini.