GUIYANG, Bharata Online — Di tengah paparan gelombang musim panas di Tiongkok, kawasan karst di bagian barat daya negara itu berinovasi dengan menawarkan pengalaman wisata unik, di dalam gua-gua yang sejuk.
Mengikuti pemandu, seorang wisatawan bernama Chang Ting masuk ke dalam gua alami di provinsi Guizhou. Setelah berjalan kaki sekitar 100 meter menyusuri jalan setapak berbatu yang sempit, dan sinyal ponselnya pun hilang.
Chang yang berasal dari Xi'an provinsi Shaanxi, merasa seperti kembali ke masa lalu, dan segala kebisingan seolah lenyap.
Wisata unik ini telah menjadi tren baru di kalangan anak muda Tiongkok selama liburan musim panas. Pendekatan segar terhadap wisata gua ini, memberikan lebih banyak hal untuk dijelajahi oleh wisatawan, sekaligus mendorong peningkatan belanja selama musim panas.
Berbagai video viral dengan tagar "eksplorasi gua Guizhou" telah meraih lebih dari 5 juta like, di berbagai platform gaya hidup dan video pendek terkemuka, dengan topik terkait yang mencatatkan ratusan juta penayangan.
Bentang alam karst di Guizhou, mencakup lebih dari 60 persen wilayah provinsi yang bergunung-gunung, dan total 42.800 mulut gua karst telah teridentifikasi.
Memanfaatkan sumber daya tersebut, Guizhou mengembangkan beragam bentuk wisata gua berbasis pengalaman, untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis pengunjung. Pilihannya mencakup petualangan gua luar ruangan dengan aktivitas olahraga semi-ekstrem, tur sungai bawah tanah yang mendalam dengan spot foto menarik untuk media sosial, hingga kunjungan gua yang santai dengan fasilitas bersantap bertema khusus.
Sebuah kafe berdiri di mulut gua, sementara rute panjat tebing yang menantang membentang jauh ke bagian dalamnya. Sejak mulai beroperasi dalam tahap uji coba pada akhir April yang lalu, lokasi ini telah menarik lebih dari 2.000 pengunjung. (Sumber: China Daily)