BEIJING, Bharata Online - Saat Tiongkok memperingati 8 Agustus sebagai Hari Kebugaran Nasional, tanggal yang dipilih untuk memperingati pembukaan Olimpiade Beijing 2008, AI dan teknologi digital mengubah cara orang berolahraga – mulai dari fasilitas kebugaran pintar hingga panduan latihan yang dipersonalisasi.
Rencana Kebugaran Nasional (2026-2030) yang baru saja dirilis menyerukan penggunaan AI yang lebih luas di fasilitas kebugaran, acara olahraga, panduan latihan, dan layanan kebugaran publik. Rencana ini juga mendorong tempat-tempat olahraga publik untuk mengadopsi peningkatan digital berdasarkan kebutuhan lokal.
Langkah ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam layanan kebugaran di Tiongkok: teknologi membantu orang untuk tidak hanya sekadar menemukan tempat untuk berolahraga, tetapi juga menerima dukungan yang lebih ilmiah dan individual.
AI mengubah data kebugaran menjadi panduan yang dipersonalisasi.
Memahami kondisi fisik diri sendiri adalah langkah pertama yang penting menuju olahraga yang ilmiah.
China telah menjadikan pemantauan kebugaran fisik nasional dan survei aktivitas kebugaran massal sebagai praktik tahunan rutin sejak tahun 2026. Data yang dikumpulkan melalui upaya ini membantu menyediakan layanan kebugaran yang lebih tepat sasaran, memungkinkan panduan olahraga untuk lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan individu masyarakat.
Di Distrik Gongshu, Hangzhou, stasiun pemeriksaan fisik komunitas pintar memungkinkan warga untuk menyelesaikan pemeriksaan kebugaran dan menerima laporan dalam hitungan menit.
Fasilitas serupa sedang diperkenalkan di lebih banyak komunitas. Dengan menggabungkan penilaian fisik dengan platform digital, sistem ini dapat menganalisis indikator seperti fungsi jantung dan paru-paru, kekuatan dan fleksibilitas otot, kemudian memberikan saran tentang latihan yang sesuai, intensitas latihan, dan sumber daya kebugaran terdekat.
Penggunaan AI dan analisis data membantu menggeser layanan kebugaran dari pendekatan seragam menuju panduan yang lebih individual.

Seorang pengunjung merasakan pengalaman bermain tenis virtual yang mendalam di Konferensi Tahunan Forum Zhongguancun 2026 di Beijing, Tiongkok, 24 Maret 2026. /VCG
Fasilitas pintar menciptakan cara baru untuk berolahraga.
Teknologi digital juga mengubah cara orang berinteraksi dengan ruang kebugaran, menghadirkan layanan yang lebih cerdas ke pusat kebugaran komunitas, taman, dan tempat olahraga.
Di Xingtai, Provinsi Hebei, pusat kebugaran komunitas pintar mengintegrasikan reservasi tempat, pengujian fisik, panduan kebugaran berbasis AI, dan catatan latihan ke dalam satu platform. Setelah menyelesaikan penilaian dasar, pengguna dapat menerima rekomendasi tentang latihan yang sesuai, durasi latihan, dan intensitasnya.
Beberapa fasilitas dilengkapi dengan sistem pemantauan gerakan berbasis AI yang dapat mengidentifikasi gerakan yang salah dan memberikan umpan balik secara real-time, membantu pengguna memperbaiki postur tubuh mereka dan mengurangi risiko cedera.
Di seluruh Tiongkok, semakin banyak skenario kebugaran yang didukung teknologi bermunculan. Cermin kebugaran bertenaga AI dapat melacak gerakan tubuh selama latihan di rumah dan memberikan panduan, sementara tempat olahraga pintar menggunakan perangkat digital untuk membantu pengguna menganalisis kinerja mereka.
Di arena tenis "Chaocao Sports" di Beijing, misalnya, sistem analisis tenis cerdas dapat merekam data termasuk kecepatan servis, rotasi bola, dan titik pendaratan, memungkinkan pemain untuk lebih memahami performa mereka bahkan tanpa pelatih profesional.

Seorang petugas membantu warga menggunakan sistem cerdas digital, Fuqing, Provinsi Fujian, Tiongkok timur, 6 Agustus 2026. /VCG
Data membantu meningkatkan layanan kebugaran publik.
Nilai kebugaran digital melampaui latihan individu. Data yang dihasilkan melalui fasilitas pintar, tes kebugaran, dan platform seluler juga membantu meningkatkan cara layanan kebugaran publik dirancang dan diberikan.
Di Provinsi Shandong, Tiongkok timur, beberapa lokasi integrasi olahraga dan kesehatan menghubungkan pengujian kebugaran fisik dengan pusat kebugaran komunitas dan taman olahraga terdekat. Setelah menerima rekomendasi latihan, warga dapat menggunakan layanan seluler untuk menemukan lokasi yang sesuai untuk berlatih.
Informasi yang dikumpulkan dari sistem ini juga dapat membantu pihak berwenang untuk lebih memahami kebutuhan kebugaran lokal, meningkatkan perencanaan fasilitas, dan membuat sumber daya publik lebih efisien.
Seorang pejabat dari Administrasi Umum Olahraga Tiongkok mengatakan bahwa upaya akan difokuskan pada peningkatan sistem teknis, penguatan standar dan kontrol kualitas, serta mendorong integrasi yang lebih dalam antara pemantauan kebugaran dan panduan latihan ilmiah.
AI tidak menggantikan peran pelatih atau mengubah dasar-dasar olahraga. Sebaliknya, AI membantu membuat panduan kebugaran ilmiah lebih mudah diakses, memungkinkan lebih banyak orang untuk memahami tubuh mereka, memilih latihan yang sesuai, dan membangun kebiasaan olahraga yang lebih sehat. [CGTN]