Tiongkok, Bharata Online - Kapal rumah sakit Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok, Auspicious Ark, menggelar latihan pencarian dan penyelamatan menggunakan helikopter di Teluk Aden pada hari Rabu (12/8) sebagai bagian dari "Mission Harmony-2026", misi medis kemanusiaan luar negeri pertamanya.

Mission Harmony-2026, yang merupakan pelaksanaan ke-12 dari Mission Harmony sejak tahun 2010, dijadwalkan berlangsung selama lebih dari 200 hari. Selama periode tersebut, kapal ini akan mengunjungi sejumlah negara di Afrika dan Asia Selatan untuk memberikan layanan medis gratis bagi penduduk setempat.

Latihan pada hari Rabu (12/8) itu berfokus pada operasi pencarian dan penyelamatan menggunakan helikopter, yang sebagian besar dilakukan pada ketinggian di bawah 100 meter, sebuah ketinggian rendah yang membuat tugas ini menjadi sangat menantang.

"Misi kami tidak hanya menuntut pengerahan cepat dan penentuan lokasi target, tetapi juga evakuasi korban luka yang cepat dan aman. Selama berada di atas kapal, kami senantiasa menjaga kesiapan tempur untuk memastikan kami dapat merespons dengan segera," ujar Guo Shuai, salah satu awak kapal.

Setelah latihan usai, pekerjaan pemeliharaan pesawat di kapal rumah sakit tersebut pun dimulai. Mengingat helikopter terus-menerus terpapar panas, kadar garam, dan kelembapan tinggi di laut, tim pemeliharaan harus membersihkan sisa garam serta melakukan tindakan pencegahan karat pada komponen dan peralatan pesawat, guna memastikan helikopter tetap dalam kondisi operasional prima sepanjang waktu.

"Saat tiba di wilayah operasi baru, kami perlu melakukan uji coba penyalaan mesin untuk memeriksa kinerjanya dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Dalam dua jam berikutnya, selain pemeriksaan pasca-penerbangan, kami juga mencuci pesawat dan mesin untuk memastikan helikopter kami selalu siap menjalankan misi medis darurat," kata Cao Zehua, awak kapal lainnya.

Sejak memulai pelayaran pada tanggal 22 Juli 2026, tim tersebut telah melaksanakan serangkaian latihan, termasuk latihan kontra-terorisme dan anti-pembajakan, pemeriksaan penerbangan helikopter, penyelamatan medis maritim, serta kegiatan pengintaian dan pengumpulan bukti.