Hubei, Bharata Online - Debit air banjir dalam jumlah sangat besar telah dilepaskan dari Bendungan Nanhe di Kabupaten Gucheng, Provinsi Hubei, Tiongkok Tengah, pada hari Rabu (12/8), menyusul curah hujan harian yang memecahkan rekor dan menyebabkan lonjakan ketinggian air sungai di wilayah tersebut.
Hingga pukul 16.00 hari Rabu (12/8), curah hujan harian yang tercatat di lembah Sungai Nanhe mencapai 438,8 milimeter. Hujan deras yang dibawa oleh Topan Dolphin—topan ke-13 tahun ini—memecahkan rekor historis dan menyebabkan kenaikan permukaan air di bagian hulu, sehingga pintu air terpaksa dibuka untuk mengurangi tekanan pada bendungan.
Rekaman kamera pengawas di pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Nanhe, yang dikelola oleh anak perusahaan CHN Energy di Hubei, memperlihatkan besarnya skala pelepasan air banjir yang sedang berlangsung.
Puncak banjir terbesar telah melewati bendungan dengan aman pada pukul 01.40 hari Rabu (12/8), dengan laju aliran mencapai 5.240 meter kubik per detik selama proses pelepasan air banjir.
Saat ini, para petugas di PLTA tersebut tetap bersiaga di garis depan pengendalian banjir untuk memantau aliran air masuk secara cermat serta meningkatkan patroli dan pemeriksaan peralatan. Pihak pembangkit listrik akan berupaya menjaga stabilitas pasokan listrik, sembari memprioritaskan keselamatan bendungan serta melindungi nyawa dan harta benda warga yang tinggal di wilayah hilir.