Navbar Dropdown

Film "5" dan Pesan agar Sejarah Kelam Tak Hilang

Oleh

Sumber Video (CGTN)

Festival Film Nanyang (NFF) pertama diselenggarakan di FLIX PIK Avenue, Jakartadari tanggal 9–11 Oktober. Festival film ini secara khusus menayangkan sebuah film dokumenter produksi bersama Tiongkok dan Korea Selatan berjudul "5", yang menyoroti lima penyintas terakhir dari sistem "perempuan penghibur" (Jugun Ianfu") di Korea Selatan. Setelah menonton, perwakilan dari Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (PHIS) menilai para perempuan tersebut luar biasa tegar, meskipun dijualke negeri asing dan dibawa ke tempat yang tidak mereka kenal, mereka tak pernahmenyerah dan tetap berjuang menjalani hidup.

Baginya, mengemas sejarah kelam tersebut dalam bentuk film adalah cara yang tepat, sebab tidak semua orang tertarik membaca buku sejarah, sedangkan melalui film,orang lebih terdorong untuk menonton dan belajar.

Yang paling membuatnya kagum, para penyintas tetap menghormati bangsa lain dantidak menyimpan dendam, mereka hanya berharap peristiwa seperti itu tidak terulanglagi.

Komentar