Kunming, Bharata Online - Jalur Kereta Barang Internasional Tiongkok-Laos yang sarat dengan muatan telah berangkat dari Kunming di Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, pada hari Rabu (25/3), menuju Vientiane di Laos. Hal ini menandai volume pengangkutan kargo kumulatif jalur kereta api ini melebihi 80 juta ton sejak peluncurannya pada 3 Desember 2021, termasuk lebih dari 18 juta ton pengiriman lintas batas.

China Railway Kunming Group Co., Ltd., yang mengoperasikan jalur kereta api itu, mengatakan bahwa operasi kereta barang lintas batas tersebut telah berkembang secara signifikan.

"Sejak peluncuran Jalur Kereta Api Tiongkok-Laos, total 71.000 kereta barang telah beroperasi di sepanjang rute ini. Layanan lintas batas harian telah meningkat dari hanya dua pada awalnya menjadi 23, sementara ragam barang telah meningkat dari beberapa item seperti pupuk dan karet, menjadi lebih dari 3.800, termasuk bahan kimia, hasil pertanian segar, tekstil, produk listrik, mineral, dan produk sampingan pertanian," ujar Shan Fan, Staf dari Pusat Logistik Kunming di Bawah China Railway Kunming Group Co., Ltd.

Volume kargo tahunan telah meningkat secara stabil. Sebanyak 5,64 juta ton telah diangkut hingga saat ini di tahun 2026. Layanan angkutan barang kereta api itu sekarang melayani 19 negara dan wilayah, termasuk Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, dengan lebih dari 20.000 kereta barang internasional yang diberangkatkan.