Beijing, Bharata Online - Seorang ahli fusi Jerman mengatakan, Tiongkok memainkan peran yang semakin penting dalam penelitian energi fusi internasional seiring dengan keterlibatannya dalam kerja sama global yang luas.

Fusi, proses yang memberi daya pada matahari dan bintang, melibatkan penggabungan inti atom ringan untuk melepaskan sejumlah besar energi. Mencapai fusi terkontrol di Bumi dapat menghasilkan produksi energi yang hampir tak terbatas, tetapi membutuhkan upaya untuk mengatasi tantangan teknis yang ekstrem.

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Profesor Dieter Hoffmann, Penasihat Ahli untuk Fusi Proton-Boron di ENN Energy Research Institute, memuji partisipasi perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam penelitian fusi untuk membantu mengatasi tantangan-tantangan ini. Ia menekankan bahwa diversifikasi jalur teknologi Tiongkok selaras dengan prioritas strategis para peneliti global.

"Seperti pepatah Jerman: 'Jangan menaruh semua telur Anda dalam satu keranjang'. Dan itulah yang sedang dilakukan Tiongkok. Bukan hanya perusahaan-perusahaan Tiongkok yang sedang mengerjakan ini sekarang, tetapi banyak perusahaan di seluruh dunia bergabung untuk meneliti fusi secara keseluruhan. Dan saya melihat ini sebagai hal yang sangat positif, karena jika kita hanya memiliki penelitian yang didanai negara, akan membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mendekati tujuan tersebut. Setiap perusahaan ini akan berkontribusi untuk membawa kita lebih dekat ke tujuan itu, dan mudah-mudahan segera," ujar Hoffmann.

Profesor tersebut menekankan bahwa penelitian fusi membutuhkan dukungan keuangan jangka panjang dan menyatakan harapannya bahwa kerja sama fusi internasional akan terus berkembang.

"Tiongkok adalah mitra yang sangat penting, misalnya, dalam proyek ITER. Saya percaya sains pada dasarnya bersifat internasional. Kecerdasan dan ide-ide tersebar merata di seluruh dunia, dan seseorang di mana pun di dunia dapat memiliki ide yang bagus, dan kita perlu memastikan bahwa ide-ide ini disatukan. Saat ini, agak sulit, tetapi saya berharap keadaan akan membaik," katanya.