Beijing, Bharata Online - Barang-barang Tiongkok semakin diakui di seluruh dunia, meskipun menghadapi lanskap politik dan ekonomi internasional yang kompleks dan berat, kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yadong, pada konferensi pers di Beijing, Kamis (11/6).
He mengatakan bahwa sejak awal tahun ini, perdagangan luar negeri Tiongkok telah mampu mengatasi tekanan situasi politik dan ekonomi internasional yang kompleks dan berat, serta mempertahankan momentum kemajuan yang stabil.
Menurut He, perdagangan luar negeri barang Tiongkok mencapai 20,68 triliun yuan (sekitar 54.731 triliun rupiah) dalam lima bulan pertama tahun ini, naik 15,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Barang-barang Tiongkok stabil dalam pasokan, andal dalam kualitas, dan canggih dalam teknologi, dengan pengakuan global yang terus meningkat. Dari Januari hingga Mei, ekspor produk mekanik dan listrik meningkat sebesar 18,4 persen, menyumbang lebih dari 63 persen dari total nilai ekspor Tiongkok pada periode yang sama. Ekspor sirkuit terpadu menunjukkan kinerja yang kuat, dan 'trio baru' yaitu, kendaraan listrik, baterai lithium-ion, dan produk fotovoltaik terus memimpin pasar global," ujar He.
"Tiongkok terus terlibat secara mendalam di pasar global, dan tata letak perdagangannya menjadi lebih seimbang dan stabil. Dari Januari hingga Mei, impor Tiongkok dari dan ekspor dengan mitra Belt and Road meningkat sebesar 13,6 persen, yang mencakup lebih dari 51 persen dari total perdagangan luar negeri Tiongkok. Perdagangan dengan ASEAN, Afrika, dan Amerika Latin semuanya mempertahankan pertumbuhan dua digit. 'Lingkaran Pertemanan' Tiongkok untuk kerja sama yang saling menguntungkan terus meluas," jelasnya.