Beijing, Bharata Online - Hubungan ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Uni Eropa (UE) bersifat saling menguntungkan, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Rabu (3/6).

Mao menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan terhadap rencana UE untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi AS dan Asia serta mendukung produk digital Eropa.

"Hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-UE bersifat saling menguntungkan. Kami juga memantau dengan cermat perkembangan dari pihak UE. Kami selalu percaya bahwa masalah ekonomi dan perdagangan harus diselesaikan melalui dialog dan komunikasi dengan cara yang tepat. Pada saat yang sama, kami berharap pihak UE dapat mematuhi prinsip-prinsip dasar ekonomi pasar, seperti perdagangan bebas, persaingan yang adil, dan kerja sama terbuka, serta menghindari penerapan langkah-langkah proteksionis," ujar Mao.