Beijing, Bharata Online - Bank Rakyat Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC) mengatakan pada hari Rabu (3/6) bahwa mereka dan Bank Sentral Mesir telah memperbarui perjanjian swap mata uang lokal bilateral.
Skala fasilitas swap telah diperluas dari sebelumnya 18 miliar yuan (sekitar 47,98 triliun rupiah) menjadi 30 miliar yuan (sekitar 79,96 triliun rupiah).
Perjanjian tersebut berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas persetujuan bersama kedua belah pihak.
PBOC menyatakan bahwa perpanjangan perjanjian dan perluasan skala swap akan membantu memperdalam kerja sama moneter dan keuangan bilateral, memperluas penggunaan mata uang lokal antara Tiongkok dan Mesir, memfasilitasi perdagangan dan investasi bilateral, dan menjaga stabilitas pasar keuangan.