Mesir, Bharata Online - Pernyataan terbaru Presiden Tiongkok, Xi Jinping, yang menyerukan peningkatan kerja sama di antara negara-negara BRICS turut memperkuat suara Global Selatan dalam tata kelola global, menurut seorang pakar asal Mesir.
Dalam pidatonya pada hari kedua KTT BRICS ke-18 di New Delhi, India, Minggu (13/9), Xi mengajak negara-negara BRICS untuk mempererat persatuan di kalangan Global Selatan serta memainkan peran yang aktif, menstabilkan, dan positif dalam urusan global.
Xi juga memaparkan usulan konkret untuk semakin memperkuat kerja sama BRICS, dengan fokus pada bidang-bidang baru yang sedang berkembang, termasuk kecerdasan buatan (AI), perdagangan, industri digital, dan manufaktur.
Ahmed Qandeel, Wakil Direktur Pusat Studi Politik dan Strategis Al-Ahram, mengatakan bahwa pernyataan Xi mendapat sambutan luas di Mesir karena sejalan dengan visi negara tersebut mengenai tatanan internasional yang lebih adil dan representatif bagi Global Selatan.
"Usulan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengenai peran BRICS dalam pembangunan sangat diapresiasi, karena selaras dengan visi Mesir untuk mewujudkan sistem internasional yang lebih adil dan mewakili kepentingan negara-negara Global Selatan, sebuah sistem yang berlandaskan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan nasional. Hal ini mencakup reformasi lembaga-lembaga tata kelola global dan upaya memastikan bahwa negara-negara Global Selatan memiliki suara yang mampu menyuarakan kepentingan mereka secara efektif, termasuk terkait perdagangan yang menggunakan mata uang lokal," ujar Qandeel.