Hefei, Bharata Online - Pembangunan menara observasi meteorologi dan lingkungan atmosfer tertinggi di Tiongkok mencapai tonggak sejarah penting pada hari Selasa (4/8), saat struktur utama proyek setinggi 400 meter ini berhasil melampaui ketinggian 200 meter.
Menara Luzhou, yang berlokasi di Hefei, ibu kota Provinsi Anhui di Tiongkok Timur, merupakan proyek infrastruktur penelitian nasional yang utama. Pencapaian ini diraih melalui pemasangan presisi bagian struktur baja ke-22, yang menandai langkah maju penting dalam proses pembangunan vertikal menara tersebut.
Setelah rampung, Menara Luzhou akan berdiri setinggi 400 meter dan berfungsi sebagai fasilitas mutakhir untuk penelitian lingkungan atmosfer. Begitu beroperasi, menara ini akan menyediakan data krusial untuk memahami proses atmosfer, penyebaran polusi, dan perubahan iklim, sekaligus memperkuat kemampuan Tiongkok dalam penelitian lingkungan dan meteorologi.
"Menara Luzhou setinggi 400 meter ini akan dilengkapi dengan 23 platform observasi tetap dan sebuah kapsul observasi yang dapat bergerak naik-turun secara kontinu. Hal ini memungkinkan kami melakukan observasi berkelanjutan dan mendetail terhadap gradien polusi atmosfer, fluks gas rumah kaca, serta parameter meteorologi yang komprehensif, sehingga menempatkan kemampuan observasi terintegrasinya di jajaran terdepan secara internasional," ujar Wu Dexia, Wakil Direktur Kantor Pusat Sains di Institut Ilmu Fisika Hefei di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS).
Fasilitas penelitian berskala besar ini didukung bersama oleh CAS dan Pusat Sains Nasional Komprehensif Hefei. Konstruksi dimulai pada November 2025, dan struktur utama setinggi 400 meter tersebut diperkirakan akan rampung antara akhir November hingga awal Desember tahun ini. Proyek itu dijadwalkan untuk menjalani penerimaan akhir dan serah terima pada September 2027.