New York, Bharata Online - Tiongkok dengan tegas menentang pengakuan Israel terhadap Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia, sebagai negara berdaulat, kata seorang utusan Tiongkok pada hari Senin (29/12).
Pengakuan resmi Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat telah semakin meningkatkan ketegangan di Tanduk Afrika, yang segera menuai kritik dan kecaman keras dari organisasi dan negara-negara regional, kata Sun Lei, Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB.
Tiongkok menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas langkah ini dan dengan tegas menentangnya, kata Sun dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.
Khaled Khiari, Asisten Sekretaris Jenderal untuk Timur Tengah, Asia, dan Pasifik dari Departemen Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian PBB, mengatakan bahwa komunitas internasional secara luas menegaskan kembali dukungan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Somalia.
Dewan Keamanan PBB telah berulang kali menegaskan prinsip-prinsip ini dan menyerukan kepada pemerintah Somalia dan Somaliland untuk menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog damai dan konstruktif untuk menghindari eskalasi situasi, katanya.
Abukar Osman, Duta Besar Somalia untuk PBB, mengecam keras pengakuan Israel terhadap Somaliland, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Somalia.
Osman mengatakan Somalia dan negara-negara Afrika dengan tegas menentang setiap upaya untuk memindahkan warga Palestina ke Somalia barat laut.
"Tindakan Israel tidak hanya menciptakan preseden berbahaya, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional. A3+ (Aljazair, Somalia, Sierra Leone, dan Guyana) kembali menyerukan kepada komunitas internasional untuk menegakkan tanggung jawabnya berdasarkan Piagam PBB dan menolak setiap tindakan yang merusak kedaulatan, persatuan, dan integritas teritorial Somalia atau hak-hak rakyat Palestina melalui tindakan monopoli dan tidak bermoral," ujar Osman.
Penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial adalah prinsip mendasar dari Piagam PBB dan landasan hukum internasional dan hubungan internasional, kata Sun.
"Somaliland adalah bagian integral dari wilayah Somalia. Tiongkok dengan tegas mendukung kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Somalia, dan menentang setiap tindakan untuk memecah wilayahnya. Tiongkok selalu berpendapat bahwa masalah Somaliland sepenuhnya merupakan urusan internal Somalia. Masalah ini harus diselesaikan oleh rakyat Somalia dengan cara yang sesuai dengan kondisi nasional dan Konstitusi. Negara-negara di luar kawasan harus menghentikan campur tangan yang tidak perlu. Tidak ada negara yang boleh membantu dan mendukung kekuatan separatis di negara lain untuk memajukan kepentingan geopolitik mereka sendiri," jelasnya.
Tiongkok mendesak Israel untuk secara ketat mematuhi Piagam PBB dan hukum internasional, segera memperbaiki tindakan kelirunya dan menghilangkan dampak negatif dari langkah ini sesegera mungkin, kata Sun.
Tiongkok juga mendesak otoritas Somaliland untuk menghentikan kegiatan separatis dan kolusi dengan kekuatan eksternal, dan kembali ke jalur dialog untuk menghindari ancaman lebih lanjut terhadap perdamaian dan stabilitas regional, katanya.