Makau, Bharata Online - Para relawan di zona kompetisi Makau dalam Pesta Olahraga Nasional ke-15 Tiongkok yang sedang berlangsung turut berperan dalam kelancaran acara tersebut, memberikan kontribusi berharga dengan cara mereka masing-masing sekaligus mendekatkan diri dengan kegiatan olahraga itu.

Di antara lebih dari 3.500 relawan yang bertugas di dalam dan di luar lapangan di Makau, terdapat Wu Liheng yang berusia 19 tahun. Ia menjalankan tugas penting selama pertandingan di venue bola voli putri, bergegas ke lapangan untuk mengeringkan permukaan lapangan demi memastikan keselamatan para pemain.

Para relawan, yang dikenal sebagai "penghapus lapangan", dengan cepat membersihkan keringat yang ditinggalkan para atlet di lapangan, berdiri, berlari, berlutut, menyeka dengan kedua tangan, dan mundur dengan cepat, menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dalam waktu delapan detik.

"Saya juga bermain bola voli di universitas saya. Kami harus memastikan para pemain yang bertanding dapat bertanding dengan lancar dan terhindar dari cedera, yang merupakan hal terpenting," kata Wu Liheng, seorang relawan penghapus lapangan di lapangan bola voli Pesta Olahraga Nasional ke-15 di Makau.

Wu saat ini kuliah di Universitas Makau dan telah mencintai bola voli sejak kecil. Ketika perekrutan sukarelawan dimulai untuk wilayah kompetisi Makau pada Pesta Olahraga Nasional ke-15, Wu mendaftar lebih awal, lulus proses seleksi, dan menjadi petugas pembersih lapangan yang bertugas di pertandingan bola voli putri.

Untuk tampil baik sebagai petugas pembersih lapangan, Wu memulai latihan intensif terarah tiga bulan lalu. Wu mengatakan setiap pertandingan membutuhkan ratusan lari cepat, berlutut, dan berputar balik, yang merupakan ujian berat bagi kekuatan dan daya tahan fisiknya.

"Jika ada keringat di lapangan, kami harus memperhatikan titik-titik yang berkilau, dan akan lebih mudah melihatnya saat kami berlutut. Setelah kami selesai menyeka, para pemain akan berterima kasih kepada kami. Senang rasanya telah membantu mereka," jelas Wu.

Wu lahir tidak lama setelah kembalinya Makau ke tanah air pada tahun 1999. Ia mengaku telah menyaksikan perkembangan dan kemajuan pesat Makau setelah integrasi dengan daratan Tiongkok sepanjang masa pertumbuhannya.

Saat ini, integrasi yang mendalam dan pengembangan kolaboratif Wilayah Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Makau memungkinkan warga muda Makau seperti dirinya untuk berpartisipasi dalam ajang-ajang besar tingkat nasional dan menunjukkan semangat pemuda Makau kepada seluruh Tiongkok. Rasa tanggung jawab dan kehormatan ini senantiasa menginspirasinya untuk memberikan yang terbaik bagi setiap orang dalam pertandingan.

"Pekan Olahraga Nasional membuat kami sangat bangga. Makau adalah salah satu tuan rumah, sehingga banyak dari kami yang mendaftar sebagai sukarelawan, membuat kami merasa lebih terhubung dengan Wilayah Teluk Raya dan lebih terlibat dalam pembangunan nasional," ungkap Wu.

Pekan Olahraga Nasional adalah ajang olahraga multi-cabang terbesar di Tiongkok. Diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh Provinsi Guangdong, Hong Kong, dan Daerah Administratif Khusus Makau, acara ini berlangsung dari tanggal 9 hingga 21 November 2025. Pesta Olahraga Nasional telah menarik lebih dari 14.000 atlet elit dari seluruh Tiongkok.