Beijing, Bharata Online - Presiden Komite Olimpiade Internasional atau International Olympic Committee (IOC), Kirsty Coventry, menyoroti peran positif olahraga dalam mendorong pembangunan terpadu di Kawasan Teluk Raya Tiongkok dalam sebuah wawancara dengan CCTV di Beijing pada hari Rabu (12/11).

Coventry, yang menghadiri upacara pembukaan Pesta Olahraga Nasional ke-15 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan pada hari Minggu (9/11), memuji perpaduan memukau antara budaya, teknologi, dan olahraga yang ditampilkan dalam upacara tersebut.

"Perpaduan budaya, olahraga, dan teknologi, serta bagaimana semua itu bekerja dengan mulus, sungguh luar biasa. Hal yang saya sukai dari Tiongkok adalah betapa bangganya Anda secara budaya. Anda merasakannya, dan itu adalah sebuah gairah," ujar Presiden IOC.

Pesta Olahraga Nasional tahun ini diselenggarakan bersama oleh Provinsi Guangdong, Daerah Administratif Khusus Hong Kong, dan Daerah Administratif Khusus Makau. Coventry juga berbagi pemikirannya tentang pentingnya kota-kota di Kawasan Teluk Raya menjadi tuan rumah bersama acara tersebut.

"Saya pikir ini luar biasa. Ada begitu banyak percakapan yang kami lakukan saat berada di sana, dimulai dengan pertemuan dengan Yang Mulia (Presiden Xi Jinping) dan visi beliau sangat jelas tentang seperti apa Greater Bay Area nantinya, dan semoga olahraga menjadi katalisator dan mendorongnya maju. Yang sangat baik adalah ketiga provinsi dan wilayah terwakili dan itu mengirimkan pesan yang sangat kuat," ujarnya.

Industri olahraga telah muncul sebagai pendorong ekonomi utama dalam pengembangan Greater Bay Area. Coventry juga memuji fasilitas olahraga yang canggih di kawasan tersebut dan partisipasi publik yang kuat dalam kegiatan olahraga.

"Saya pikir sekarang olahraga adalah industri triliunan dolar di seluruh dunia, jadi sangat menyenangkan melihat begitu banyak investasi yang masuk ke masyarakat karena berinvestasi dalam olahraga berarti berinvestasi dalam masyarakat dan memiliki populasi yang sehat berarti populasi yang dinamis," ujarnya.