WASHINGTON DC, Bharata Online - Pada hari Kamis(08/1), Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang Iran "dengan sangat keras" jika pihak berwenang negara itu "mulai membunuh orang-orang" yang berdemonstrasi di negara Timur Tengah tersebut.

"Saya sudah memberi tahu mereka bahwa jika mereka mulai membunuh orang... kami akan menyerang mereka dengan sangat keras," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio konservatif.

Trump dan pejabat senior AS lainnya baru-baru ini memperingatkan dalam beberapa kesempatan bahwa Washington akan bertindak jika Iran "membunuh para demonstran damai."

Pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk apa yang mereka sebut sebagai pernyataan "intervensionis dan menyesatkan" oleh pemerintahan Trump mengenai kerusuhan baru-baru ini di negara tersebut, dengan mengatakan bahwa pernyataan itu mencerminkan permusuhan Washington yang berkelanjutan terhadap rakyat Iran.

Komentar AS tentang urusan internal Iran merupakan bagian dari kebijakan tekanan dan campur tangan yang telah berlangsung lama, bukan kepedulian tulus terhadap kesejahteraan rakyat Iran, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. [CGTN]