Lebih dari 6.000 warga di enam desa di Wilayah Otonom Etnis Hui dan Tu Datong terimbas oleh bencana banjir. Jumlah korban jiwa akibat bencana aliran air deras dari gunung yang dipicu hujan lebat di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, hingga Jumat (19/8) pukul 20.00 waktu setempat bertambah menjadi 23 orang, dengan delapan lainnya masih dinyatakan hilang, menurut otoritas setempat.
Sekitar 1.500 orang ditampung di tempat-tempat penampungan sementara di dua sekolah setempat, papar pihak markas besar tanggap darurat bencana.
Dikutip dari Xinhua, sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara di Xining, Tiongkok, Hujan lebat mengguyur datang sejak Rabu (17/8) pukul 22.25 waktu setempat. Hingga Kamis (18/8) tengah malam, hujan lebat memicu banjir bandang dan lumpur longsor serta menyebabkan arus sungai berubah arah, yang kemudian menerjang desa-desa.
Sebanyak 23 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang telah berhasil diselamatkan.
Upaya pencarian dan penyelamatan hingga berita ini dilansir masih berlangsung.