Radio Bharata Online - Pada hari Selasa (16/8/2022), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok bekerja sama dengan 16 departemen lainnya merilis sebuah pedoman yang memperkenalkan serangkaian kebijakan untuk dukungan pranatal (sebelum kelahiran) dan pascakelahiran guna mempromosikan pengembangan populasi jangka panjang yang seimbang.

Menurut pedoman yang dirilis, dikutip dari Xinhua, langkah-langkah ini mencakup layanan perawatan ibu yang lebih baik dan layanan pengasuhan anak yang bermanfaat bagi masyarakat, peningkatan kebijakan cuti hamil dan pengasuhan anak, kebijakan preferensial tentang perumahan dan perpajakan, serta pembinaan tempat kerja yang ramah kelahiran.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok mencatat semakin banyak orang yang dilindungi oleh asuransi melahirkan. Pada 2021, jumlahnya mencapai 240 juta, 1,5 kali lipat dari angka pada 2012.

Pedoman yang baru dirilis itu menyebutkan pemerintah daerah dapat mengeksplorasi sejumlah cara untuk memperluas cakupan asuransi melahirkan guna menyertakan para pekerja dalam lapangan kerja yang fleksibel.