Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan pada hari Senin (2/11) bahwa pembicaraannya dengan Sultan Oman, Haitham bin Tarik Al Said, yang sedang berkunjung, akan menjadi babak penting dalam sejarah hubungan bilateral dan memberikan dorongan kuat bagi pengembangan hubungan tersebut di masa depan.
Dalam pembicaraannya dengan Sultan Haitham di Balai Agung Rakyat di Beijing, Xi mencatat bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama oleh seorang kepala negara Oman ke Tiongkok sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara 48 tahun yang lalu.
"Selamat datang di Tiongkok untuk kunjungan kenegaraan, Sultan Haitham. Ini adalah kunjungan pertama Anda ke Tiongkok sejak menjabat sebagai Sultan, dan juga kunjungan pertama oleh seorang kepala negara Oman sejak kedua negara kita menjalin hubungan diplomatik 48 tahun silam. Saya yakin pembicaraan kita hari ini akan menjadi lembaran penting dalam sejarah hubungan Tiongkok-Oman serta memberikan dorongan kuat bagi pengembangan hubungan bilateral. Saya bersedia bekerja sama dengan Anda untuk membawa kemitraan strategis Tiongkok-Oman ke tingkat yang lebih tinggi, memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat kedua negara, serta berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan," ujar Xi.
Sultan Haitham melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dari hari Minggu (1/11) hingga Senin (2/11) atas undangan dari Xi.