Goias, Bharata Online - Grup Otomotif Chang'an Tiongkok telah meresmikan jalur perakitan baru pada hari Kamis (26/3) lalu di negara bagian Goias, di Brasil bagian tengah-barat, sebagai bagian dari kemitraannya dengan konglomerat otomotif CAOA Brasil.
Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, Wakil Presiden Brasil, Geraldo Alckmin, Duta Besar Tiongkok untuk Brasil, Zhu Qingqiao, serta para eksekutif dari kedua perusahaan dan pejabat lainnya.
Selama upacara tersebut, Lula menyoroti manfaat perjanjian tersebut bagi sektor otomotif dan penduduk setempat. Dalam pidatonya, ia merayakan kemitraan antara perusahaan Brasil dan Tiongkok dan menekankan pentingnya inisiatif tersebut untuk pembangunan ekonomi negara.
"Tidak ada yang lebih memuaskan bagi suatu negara selain kenyataan bahwa ekonominya dapat menawarkan kesempatan kepada warganya untuk tumbuh, kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja," ujar Presiden Brasil tersebut.
Peresmian ini menandai dimulainya siklus investasi baru senilai 5 miliar reais (sekitar 16 triliun rupiah) antara tahun 2026 dan 2028. Jumlah ini merupakan tambahan dari tiga miliar reais yang telah dialokasikan antara tahun 2023 dan 2025, sehingga total investasi di kompleks Anapolis mencapai delapan miliar reais.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas tahunan yang diproyeksikan sebesar 90.000 unit.
Sementara itu, Zhu Huarong, Presiden Chang'an Automobile Group, mengatakan bahwa perusahaan mempertahankan strategi pengembangan jangka panjang yang berfokus pada lokalisasi di Brasil dan melayani pasar Amerika Latin.
"Tujuan kami adalah untuk menjadi merek lokal yang benar-benar diakui di pasar Brasil. Kami akan tetap berkomitmen pada pengembangan sistematis jangka panjang yang terlokalisasi, dan rekayasa serta konstruksi sistem terintegrasi, dengan tujuan untuk berakar di Brasil, berinvestasi di Brasil, dan melayani seluruh Amerika Latin," katanya.
Peluncuran jalur perakitan baru ini di Brasil mencerminkan internasionalisasi merek otomotif Tiongkok di seluruh dunia.