Beijing, Bharata Online - Tiongkok menghormati kedaulatan dan kemerdekaan Venezuela dan tetap berkomitmen untuk memperdalam kerja sama bilateral di berbagai bidang, kata Lin Jian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada hari Senin (5/1).

Berbicara pada konferensi pers reguler di Beijing, Lin menanggapi pertanyaan media tentang interaksi pemerintah Tiongkok dengan pemerintah Venezuela yang saat ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodriguez dan tentang kerja sama bilateral di masa depan, termasuk di sektor minyak.

"Tiongkok menghormati kedaulatan dan kemerdekaan Venezuela, dan percaya bahwa pemerintah Venezuela akan menangani urusan internalnya dengan benar sesuai dengan konstitusi dan hukumnya," kata Lin.

"Kerja sama antara Tiongkok dan Venezuela adalah kerja sama yang dilakukan antara dua negara berdaulat, dan dilindungi oleh hukum internasional dan hukum kedua negara. Terlepas dari bagaimana situasi politik di Venezuela berubah, keinginan Tiongkok untuk memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang antara kedua negara tidak akan berubah, dan kepentingan sah Tiongkok di Venezuela juga akan dilindungi sesuai dengan hukum," ujar Jubir tersebut.

Venezuela, negara yang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, saat ini sedang mengalami ketidakpastian politik yang serius setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar sebelum subuh terhadap negara Amerika Selatan itu pada hari Sabtu (3/1) dan secara ilegal menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan istrinya, sebuah tindakan yang telah menuai kecaman dan kekhawatiran di seluruh dunia.