Tangshan, Bharata Online - Sejak awal tahun ini, pasokan baja khusus Tiongkok untuk kendaraan energi baru, robot, dan produk teknologi tinggi lainnya terus menguat, memberikan dukungan material penting untuk pertumbuhan industri yang sedang berkembang.

Baja ultra-tipis baru, yang dikembangkan di Tiongkok, telah dibuat menjadi lembaran dengan ketebalan hanya 0,07 milimeter, kira-kira selebar sehelai rambut manusia.

"Baja ultra-tipis ini memberikan kekuatan luar biasa dan sudah digunakan dalam aplikasi seperti stasiun pangkalan 5G dan tab baterai energi baru," kata Bao Chengren, Wakil Manajer Umum Shougang Jingtang United Iron and Steel Company.

Dari baja kelas nuklir hingga lembaran baja berlapis timah dengan peningkatan daktilitas 50 persen, produsen baja Tiongkok terus mendorong batas-batas penelitian dan pengembangan serta inovasi tahun ini. Mereka telah meluncurkan enam produk baja inti di pasar global, dan tingkat swasembada untuk memproduksi baja khusus untuk motor robot, pipa bawah laut, dan aplikasi lainnya telah mendekati 100 persen, sebuah bukti optimalisasi struktural industri.

"Di balik lonjakan produk baja baru di Tiongkok terdapat respons pasar yang tepat dan cepat dari para produsen baja yang memanfaatkan peluang permintaan struktural. Produk baja mempercepat transisi mereka dari 'satu ukuran untuk semua' ke solusi yang disesuaikan," ujar Zhao Minge, Presiden Asosiasi Besi dan Baja Tiongkok.

Pergeseran menuju kustomisasi ini didorong oleh transformasi komprehensif industri baja Tiongkok menuju manufaktur cerdas, ramah lingkungan, dan terintegrasi. Hingga saat ini, tiga perusahaan baja Tiongkok telah dimasukkan dalam Jaringan Mercusuar Global oleh Forum Ekonomi Dunia.