Beijing, Bharata Online - APEC CEO Summit 2026 akan diselenggarakan di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada tanggal 17 hingga 18 November 2026. Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai sektor, termasuk politik, bisnis, media, dan bidang lainnya.

Informasi ini disampaikan oleh Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional atau China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) dalam sebuah konferensi pers pada hari Jumat (30/10) di Beijing.

Menurut Juru Bicara CCPIT, Wang Wenshuai, pihak penyelenggara telah merampungkan persiapan untuk pertemuan puncak tersebut secara teratur.

"Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT) akan menyelenggarakan APEC CEO Summit 2026 di Shenzhen pada tanggal 17 hingga 18 November. Pertemuan puncak ini merupakan forum tingkat tertinggi di mana para pemimpin ekonomi APEC dan perwakilan dunia usaha mendiskusikan keterbukaan serta kerja sama di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus bersama-sama mendorong pembangunan ekonomi regional. Seluruh persiapan kini telah memasuki tahap hitung mundur dan berjalan dengan stabil serta teratur. Lebih dari 2.000 peserta dari sektor politik, bisnis, media, dan bidang lainnya diperkirakan akan hadir. Para pemimpin dari sejumlah ekonomi APEC akan hadir secara langsung untuk menyampaikan pidato, memberikan sambutan, atau berpartisipasi dalam diskusi tematik, serta bertukar pandangan secara tatap muka dengan para pemimpin bisnis dari kawasan Asia-Pasifik," ujar Wang.

"Perwakilan dunia usaha dari ke-21 ekonomi APEC akan menghadiri pertemuan puncak ini. Selain itu, perusahaan-perusahaan ternama dari sejumlah negara di luar APEC, seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Swiss, juga telah mendaftarkan diri. Hal ini mencerminkan dengan jelas bahwa di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Tiongkok hadir sebagai kepastian yang paling nyata. Perusahaan-perusahaan di kawasan Asia-Pasifik maupun dunia menaruh harapan besar terhadap 'Tahun APEC Tiongkok' (APEC China Year) dan berkeinginan untuk turut serta dalam momentum pembangunan yang ditawarkan oleh Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok," ungkapnya.

Wang juga menambahkan bahwa di antara seluruh ekonomi APEC, Amerika Serikat mengirimkan jumlah perwakilan dunia usaha terbanyak. Menurut CCIPT, para pemimpin ekonomi APEC, kepala organisasi internasional, serta perwakilan dari perusahaan-perusahaan terkemuka, baik dari Tiongkok maupun global, akan terlibat dalam diskusi mengenai berbagai topik, seperti pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas Asia-Pasifik, konektivitas, kecerdasan buatan, ekonomi digital, pengembangan Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau, pembangunan berkelanjutan, serta transformasi digital dan hijau.