Beijing, Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan bahwa Tiongkok dan Inggris harus bersama-sama mempertahankan momentum peningkatan dan pertumbuhan hubungan bilateral.

Guo menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Beijing pada hari Selasa (24/6) sebagai tanggapan atas pertanyaan media tentang pengunduran diri Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.

Starmer mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh yang berkuasa dan menetapkan jadwal untuk pengunduran dirinya pada hari Senin (23/6).

"Ini adalah urusan internal Inggris. Kami tidak berkomentar tentang hal itu. Tiongkok dan Inggris sama-sama anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan ekonomi utama. Kemitraan strategis komprehensif jangka panjang dan konsisten antara kedua belah pihak melayani kepentingan mendasar kedua negara dan rakyat serta berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran dunia. Kedua belah pihak perlu bekerja ke arah yang sama, memperdalam kerja sama bilateral dan koordinasi dalam urusan multilateral, dan bersama-sama mempertahankan momentum peningkatan dan pertumbuhan hubungan bilateral," ujar Guo.