BEIJING, Radio Bharata Online - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pada hari Rabu mengatakan, negara ini bersedia bekerja sama dengan negara-negara di sepanjang rute Kereta Api Tiongkok-Eropa Ekspres, untuk mempercepat pengembangan layanan kereta barang Tiongkok-Eropa yang berkualitas tinggi. 

Lin menyampaikan pernyataan tersebut pada konferensi pers rutin, ketika diminta mengomentari rekor tinggi volume angkutan bulanan layanan kereta barang Tiongkok-Eropa pada bulan Mei.

Mengingat kinerja Kereta Api Ekspres Tiongkok-Eropa yang sangat baik tahun ini, Lin mengatakan bahwa pada bulan Mei khususnya, layanan kereta barang Tiongkok-Eropa melakukan 1.724 perjalanan, dan mengangkut 186.000 Twentyfeet Equivalent Units (TEU) barang, masing-masing naik sebesar 14 persen dan 13 persen tahun- per tahun, dan mencapai titik tertinggi bulanan yang baru.

Pada akhir bulan lalu, jumlah perjalanan kereta barang Tiongkok-Eropa melebihi 90.000, dan mengangkut kargo senilai lebih dari 380 miliar dolar AS. Pekan lalu, layanan kereta barang Tiongkok-Eropa meluncurkan perjalanan dengan jadwal penuh, yang berangkat dari Chongqing dan Yiwu, sehingga mengurangi waktu perjalanan menjadi sekitar 13 hari dari Tiongkok ke Jerman.

Menurut Lin, kereta barang ini tidak hanya mengangkut kargo tetapi juga harapan. Kereta ini menghubungkan Tiongkok dan Eropa, dan menunjukkan kepada dunia, bahwa tidak hanya kecepatan dan vitalitas kerja sama Belt and Road, namun juga dinamisme dan keterbukaan perekonomian Tiongkok.

Kepada media, Lin juga mengatakan, Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB, Dana Moneter Internasional, Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia, serta lembaga-lembaga internasional lainnya, dalam laporan baru-baru ini merevisi perkiraan mereka mengenai tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Dijelaskan bahwa total impor dan ekspor barang Tiongkok tumbuh sebesar 8,6 persen tahun ke tahun, 0,6 poin persentase lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya di bulan Mei. (Xinhua)