MAKAU, Bharata Online - Bersamaan dengan sejumlah acara di Pesta Olahraga Nasional Tiongkok ke-15 yang berlangsung di Daerah Administratif Khusus Makau (SAR), Grand Prix Makau edisi ke-72 juga diadakan dari tanggal 13 hingga 16 November, yang menampilkan beberapa balapan di berbagai kategori.
Dalam wawancara dengan Shen Xiang dari CGTN Sports Scene, Presiden Komisi Balap Mobil Tunggal FIA (Federation Internationale de l'Automobile) Emanuele Pirro menyampaikan pemikirannya mengenai ajang bergengsi tersebut dan memaparkan visinya mengenai masa depan balapan tersebut.
Salah satu acara di Makau SAR adalah Piala Dunia Formula 4 perdana, yang disebut Pirro sebagai acara unik. Ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut dipilih karena lintasannya tidak berubah selama bertahun-tahun, sesuatu yang jarang terjadi dalam balap mobil.
Mantan pembalap Formula 1 dan pemenang 24 Hours de Les Mans lima kali itu mengatakan balap jalanan berbeda dengan kompetisi lainnya, karena mengharuskan peserta lebih akurat.
Pirro, yang telah membalap sembilan kali di Macao SAR, berharap Grand Prix dapat tetap diselenggarakan di lokasi yang sama selama mungkin, karena sulit menemukan trek jalanan seperti sirkuit yang telah teruji waktu tersebut. Selain itu, budaya kota ini menawarkan pengalaman unik bagi para pembalap dan pengunjung. [CGTN]