Shanghai, Bharata Online - Berbagai langkah kemudahan kini memangkas waktu dan biaya logistik bagi para peserta pameran, membantu produk-produk baru dari seluruh dunia tiba di lokasi acara yang berbentuk semanggi, tempat diselenggarakannya China International Import Expo (CIIE) kesembilan, di saat persiapan memasuki tahap akhir.

CIIE tahun ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 November 2026 di Shanghai. Dengan lebih dari 4.000 perusahaan luar negeri yang bersiap untuk berpartisipasi, otoritas setempat berupaya memastikan seluruh barang tiba dengan aman dan cepat di National Exhibition and Convention Center (Shanghai), sekaligus menjaga agar biaya logistik tetap terjangkau bagi para peserta pameran.

Muhannad, seorang peserta pameran asal Suriah, telah berpartisipasi dalam kesembilan edisi pameran ini dan menyaksikan langsung dampak positif yang ditimbulkannya. Melalui jalur perdagangan yang disediakan oleh CIIE, ia terus bekerja sama dengan pabrik-pabrik lokal di Suriah untuk menyempurnakan produk wewangiannya secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku herbal hingga desain kemasan dan pelabelan, agar produk tersebut dapat lebih baik dalam menembus pasar Tiongkok.

"Tahun ini kami membawa teh herbal dan dupa stik dari Suriah. Untuk beberapa jenis minyak esensial, kami melakukan penyesuaian komposisi agar lebih sesuai dengan pasar Tiongkok, dan hasilnya langsung terlihat dengan pertumbuhan penjualan antara 20 hingga 50 persen. Pabrik-pabrik di Suriah pun merekrut lebih banyak tenaga kerja, dan angka penjualan mereka meningkat," ujar Muhannad.

Peserta pameran lainnya, Mary dari Iran, tahun ini membawa lebih dari 300 jenis karpet buatan tangan dengan beragam pola. Baginya, CIIE bukan sekadar ajang pameran selama beberapa hari, melainkan pintu gerbang jangka panjang menuju pasar Tiongkok yang sangat luas. Tujuannya dalam kunjungan kali ini adalah menjalin hubungan dengan agen lokal yang tepercaya dan mengubah antusiasme pengunjung di pameran menjadi saluran penjualan yang berkelanjutan sepanjang tahun.

"Setiap tahun, kami merancang produk baru yang terinspirasi oleh budaya Tiongkok. Sebagai contoh, tahun lalu kami membuat desain kuda pada keramik kami. Kali ini, pola pada karpet ini menampilkan burung merak, dan karpet tersebut terbuat dari sutra," kata Mary.

Kelancaran persiapan bagi para peserta pameran sangat bergantung pada efisiensi pergerakan barang-barang yang akan dipamerkan. Baru-baru ini, sejumlah produk perdana dari Afrika Selatan, termasuk anggur, aksesori, dan teh, tiba di stasiun pengawasan peti kemas di Shanghai setelah menempuh perjalanan laut selama 22 hari.

Berkat proses kepabeanan yang lebih mudah, barang-barang pameran tersebut dapat menyelesaikan prosedur dengan cepat dan siap untuk ditampilkan di CIIE sesuai jadwal.

"Perusahaan dapat membuat janji temu dari jarak jauh untuk mengurus keperluan kepabeanan, sehingga produk dapat segera dirilis begitu dideklarasikan tanpa ada penundaan dalam proses kepabeanan," ujar Lu Shenli, Kepala Bagian Kedua untuk pengendalian dan pemeriksaan kargo di Bea Cukai Wusong, Shanghai.

Tahap selanjutnya adalah pengangkutan menuju lokasi pameran. Kawasan bisnis berikat di pusat kota Shanghai menawarkan "layanan ekspres CIIE", yang memungkinkan barang pameran dikirim langsung ke lokasi acara tanpa perlu melalui tahapan transportasi, deklarasi bea cukai, dan pemindahan barang secara terpisah.

Di gudang berikat Zhangyuan, biaya untuk barang-barang pameran tahun ini diperkirakan dapat dihemat sebesar 300.000 yuan (sekitar 817 juta rupiah) dibandingkan tahun lalu. Data menunjukkan bahwa layanan ini telah menangani 1.023 barang pameran dengan nilai mencapai 14,33 juta yuan (sekitar 39 miliar rupiah). Jumlah barang pameran tersebut meningkat 130 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai yang naik sebesar 85 persen.

"Untuk CIIE tahun ini, kami menghadirkan beragam kategori produk, termasuk jam tangan, penunjuk waktu, dan karya seni—dengan total sekitar 150 barang pameran. Dari segi waktu, kami dapat menghemat sekitar tiga hingga empat hari dalam proses logistik," kata Yao Jie, Wakil Manajer Umum Shanghai Jing'an Real Estate Group Import and Export Co., Ltd.

Diluncurkan pada tahun 2018 sebagai pameran tingkat nasional pertama di dunia yang dikhususkan untuk impor, CIIE dirancang untuk memperluas keterbukaan Tiongkok serta mengubah pasar Tiongkok yang luas menjadi peluang bersama bagi dunia.

Skala penyelenggaraan acara ini terus berkembang. Tahun ini, total area pameran untuk perusahaan akan melampaui 370.000 meter persegi untuk pertama kalinya.