Dalian, Radio Bharata Online - Para peserta dari berbagai negara menyuarakan harapan mereka yang besar untuk pertemuan Musim Panas Davos 2024, yang dimulai di Kota Dalian, Provinsi Liaoning, timur laut Tiongkok, pada hari Selasa (25/6).
Dikenal juga sebagai Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia ke-15 Para Juara Baru, forum tahun ini berpusat pada tema "Batas-batas Berikutnya untuk Pertumbuhan".
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini telah menarik lebih dari 1.600 peserta dari hampir 80 negara dan wilayah. Terdapat lebih dari 200 kegiatan yang akan diselenggarakan selama acara berlangsung, dengan lebih dari 50 di antaranya disiarkan secara online.
"Jadi, acara ini sangat, sangat menarik dan bisnis sangat berkembang di sini. Kami sangat menantikannya. Ini sangat penting bagi kami," ujar Jan Lueder, salah seorang peserta.
"Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri forum ini, saya sangat bersemangat. Pasar Tiongkok adalah pasar yang sangat penting, tetapi bagi saya, berada di sini berarti saya akan bertemu dengan banyak perusahaan yang berbeda di Tiongkok. Bagi kami, kami telah melakukan mungkin sepuluh kesepakatan yang berbeda dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok dari kota Beijing, Shanghai, Shenzhen dan kota-kota lainnya," kata Hussam Hammo, seorang peserta dari perusahaan game Yordania.
Para peserta mengatakan bahwa dengan adanya kerumitan dalam komunitas internasional saat ini, platform seperti forum tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak untuk menjembatani beragam kerja sama dan solusi secara global.
"Saya pikir di sinilah Anda bertemu dengan para pemimpin berpengaruh, banyak pemikir dari seluruh dunia ada di sini, jadi itulah mengapa saya ada di sini di Tiongkok," kata Shanti Raghavan, peserta dari India.
"Jadi saya berasal dari industri konstruksi, jadi kami berinovasi dalam hal material konstruksi. Ada sejumlah fokus yang diberikan pada infrastruktur dan lingkungan binaan serta transisi hijau ke lingkungan binaan. Jadi itulah salah satu alasan utama mengapa saya berada di sini di Tiongkok hari ini," kata Tarun Jami, peserta lain dari India.
Forum tahun ini telah menarik banyak wirausahawan muda dan perwakilan dari berbagai bidang yang tertarik untuk mendiskusikan berbagai topik dan bertukar ide baru untuk mengatasi tantangan bersama.
"Saya rasa sangat penting bagi World Economic Forum untuk mendorong kepemimpinan kaum muda untuk hadir dan terwakili dalam pertemuan-pertemuan semacam ini. Saya sangat antusias dengan topik iklim dan alam," ujar Christina Burley, salah satu peserta.
"Fokus saya adalah iklim, alam, dan kesehatan masyarakat. (Cara) infrastruktur Tiongkok mengangkat begitu banyak orang dari kemiskinan hanya dalam beberapa dekade adalah kisah yang tak tertandingi hingga kini. Jadi saya pikir negara-negara di seluruh dunia dan lembaga-lembaga harus belajar dari Tiongkok," ujar Vanshica Kant, peserta lainnya, yang mengkhususkan diri di bidang iklim, alam, dan kesehatan masyarakat.