BEIJING, Radio Bharata Online - Kementerian Keamanan Nasional Tiongkok, pada hari Minggu meluncurkan serial komik bertema keamanan nasional pertamanya.  Serial ini diadaptasi dari kasus nyata operasi kontra-spionase yang ditindak oleh petugas di garis depan.  Dalam gambar berwarna cerah dan alur cerita yang menarik, episode pertama menceritakan kisah petugas polisi keamanan nasional yang mengakali mata-mata luar negeri.  Menurut pengamat Tiongkok, komik ini sangat menarik bagi generasi muda, dan dapat lebih meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan nasional.

Kementerian Keamanan melalui akun resmi WeChat, merilis episode pertama berjudul "Divisi Investigasi Khusus Rahasia (SPD)." Episode ini menampilkan beberapa kutipan termasuk adegan di mana seseorang berpenampilan Barat sedang diinterogasi, karena dugaan pelanggaran undang-undang anti-spionase.

Serial komik ini memperkenalkan beberapa karakter utama.  Xiao'an, seorang pramuka berpengalaman, memiliki pengalaman enam tahun di organisasi keamanan nasional.  Dandan, seorang polisi wanita berambut panjang, jago gulat. Azhe, ahli dalam taktik teknis dan menikmati bubble tea sambil bekerja. Laotan, seorang petugas polisi berpengalaman dengan keterampilan yang dirahasiakan. Dan Tan, kepala divisi organisasi keamanan nasional, memiliki pengalaman 25 tahun.

Menurut Kementerian Keamanan Nasional, serial komik tersebut merupakan penghormatan terhadap Hari Polisi Rakyat Tiongkok yang jatuh pada tanggal 10 Januari setiap tahunnya.  Komik tersebut telah mendapat perhatian luas dan ulasan positif dari masyarakat.

Li Wei, pakar keamanan nasional di Institut Hubungan Internasional Kontemporer kepada Global Times pada hari Minggu mengatakan, bahwa secara visual, serial komik tersebut menarik bagi remaja dan anak-anak, dan dapat lebih menumbuhkan kesadaran akan keamanan nasional, di kalangan generasi muda.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah merilis banyak film dan serial TV bergenre keamanan nasional, seperti "Storm Eye", "In the Silence", "Enemy", dan "Spy Game". Seluruh upaya tersebut bertujuan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan nasional, dan mewujudkan konsep tersebut dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. (Global Times)