Kunming, Radio Bharata Online - Koridor perdagangan darat-laut barat yang baru, sebuah jaringan perdagangan dan logistik yang mencakup 72 kota di 18 provinsi, wilayah, dan kotamadya di Tiongkok, memungkinkan konsumen Tiongkok untuk menikmati lebih banyak variasi produk dari negara lain di depan pintu rumah mereka dan memudahkan orang untuk bepergian ke luar negeri.
Konsumen di Provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok kini memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan buah-buahan segar dari negara-negara Asia Tenggara, minyak zaitun dan anggur dari Eropa, dan madu premium dari negara-negara di Asia Tengah.
"Durian dan manggis dari Thailand kaya akan variasi dan harganya jauh lebih terjangkau daripada sebelumnya. Kami menyukainya," ujar seorang pembeli bahan makanan di Kunming, ibu kota Yunnan.
"Sekarang, kami menikmati lebih banyak variasi barang dari negara lain, dan ini bagus untuk kami sebagai konsumen," kata pembeli lainnya.
Koridor transportasi baru ini juga berkontribusi pada meningkatnya minat wisatawan Tiongkok untuk bepergian ke negara-negara Asia Tenggara dengan kereta api.
Kereta Api Tiongkok-Laos, rute penting di sepanjang koridor baru ini, telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Jalur tersebut telah menangani total 830.000 perjalanan hingga saat ini, termasuk sekitar 200.000 perjalanan masuk yang dilakukan oleh para pelancong dari 87 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Koridor darat-laut barat yang baru, yang terletak di pedalaman barat Tiongkok, menghubungkan sabuk ekonomi jalur sutra dan jalur sutra maritim abad ke-21. Pemerintah Tiongkok meluncurkan rencana pengembangan koridor darat-laut barat pada tahun 2019 untuk mendorong keterbukaan dan membangun paradigma baru untuk pengembangan Tiongkok bagian barat.