Beijing, Bharata Online - Tiongkok mengutuk penggunaan kekerasan terang-terangan oleh AS terhadap Venezuela, dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati hak Venezuela untuk secara independen memilih jalur pembangunan negaranya, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Senin (5/1).

Lin menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan media mengenai pernyataan Presiden AS, Donald Trump, tentang Venezuela setelah serangan militer AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Sabtu (3/1) pagi.

"Amerika Serikat telah secara terang-terangan menggunakan kekerasan terhadap Venezuela. Tindakan ini sangat melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar hubungan internasional, melanggar kedaulatan Venezuela, dan mengancam perdamaian dan keamanan di Amerika Latin dan Karibia. Tiongkok telah mengutuk tindakan ini. Semua pihak harus menghormati hak Venezuela untuk secara independen memilih jalur pembangunan negaranya sendiri dan berupaya untuk menjaga stabilitas di Venezuela dan memulihkan ketertiban di negara tersebut," ujar Lin.