Tiongkok, Bharata Online - Liburan Festival Musim Semi selama sembilan hari di Tiongkok memicu gelombang pengeluaran konsumen, mulai dari pameran rakyat hingga pertunjukan robot dan bioskop yang penuh sesak, yang menggarisbawahi permintaan liburan yang kuat.
Perjalanan liburan yang imersif meningkat tajam, dengan pengunjung berbondong-bondong ke berbagai tempat, mulai dari pameran warisan budaya takbenda hingga pameran kuil dan festival lampion.
Di Kabupaten Shilou, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, para penari jangkungan, penari yangko, dan kelompok opera Jin memukau para pengunjung. Kota Shangqiu di Provinsi Henan, Tiongkok tengah, menggelar pameran warisan budaya yang ramai dengan pertunjukan perubahan wajah Opera Sichuan, ditambah tarian naga dan singa, menambah kemeriahan. Di kaki Gunung Mengshan di Kota Linyi, Provinsi Shandong, parade rakyat yang penuh warna membawa budaya Yimeng yang khas ke hadapan para wisatawan yang gembira.
Adat istiadat tradisional juga berpadu dengan teknologi mutakhir.
Di distrik Gerbang Selatan yang bersejarah di Kabupaten Longyou, Provinsi Zhejiang, anjing robot dan robot humanoid melambaikan tangan dan mengucapkan "Selamat Tahun Baru Imlek" kepada para pengunjung. Salah satu robot bahkan bermain suit (batu-kertas-gunting) dengan turis, yang mengundang tawa riuh. Perpaduan serupa antara "warisan budaya plus teknologi" menghidupkan sebuah pekan raya musim semi di Kota Anlu, Provinsi Hubei, di mana robot bergabung dengan rombongan penyambutan.
Bioskop pun penuh sesak. Beberapa film blockbuster yang dirilis saat liburan difilmkan di Kota Qingdao, Provinsi Shandong, dan latar belakang kota yang familiar di layar memicu demam menonton film lokal.
"Lingkaran pertemanan" bebas visa Tiongkok yang berkembang pesat menarik gelombang pengunjung asing yang ingin merayakan Tahun Kuda di tanah Tiongkok. Data platform online mencantumkan Shanghai, Beijing, Guangzhou, Chengdu, Shenzhen, Xiamen, Haikou, Chongqing, Wuhan, dan Harbin sebagai titik masuk utama. Di Shanghai, pertunjukan berjalan di atas tongkat dan parade lampion ikan di dalam gang-gang Shikumen tua memukau pengunjung. Pemandangan kota Chongqing yang bergunung-gunung dan kehidupan malam yang semarak terbukti menjadi daya tarik lain.
"Chongqing, sungguh luar biasa, pemandangannya indah di mana-mana, bangunannya indah," kata Rhys Alvidson, seorang turis Australia.