JAKARTA, Radio Bharata Online - Industri Pengolahan masih terus bertahan di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global. Hal ini tampak pada Indeks Kepercayaan Industri bulan Juni 2024, yang menunjukkan bahwa kondisi umum kegiatan usaha sektor industry, mengalami sedikit peningkatan dibandingkan bulan Mei 2024, yaitu sebesar 1%.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, hari Kamis mengatakan, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Juni 2024 mencapai 52,5, tidak berbeda dengan angka IKI bulan Mei 2024. Ini merupakan sinyal bertahan industri di tengah kondisi iklim usaha global saat ini.
Febri menjelaskan terdapat 22 subsektor mengalami ekspansi, dengan kontribusi terhadap PDB tahun 2023 sebesar 98,6%. Sedangkan industri tekstil adalah satu-satunya subsektor yang mengalami kontraksi di Juni ini.
Adapun ekspansi yang tinggi pada industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, didorong oleh peningkatan pesanan baru yang cukup signifikan yaitu 3,21 poin, dan penyerapan persediaan yang meningkat, namun produksinya mengalami kontraksi yang cukup dalam yaitu menurun 5,38 poin.
Menurut Febri, pada Juni 2024 ini, optimisme pelaku usaha untuk enam bulan ke depan tetap stabil pada 73,5%, atau sama dengan optimisme bulan lalu. Sedangkan pesimisme pelaku usaha enam bulan ke depan mengalami penurunan dari 5,7% menjadi 5,4%, nilai ini merupakan pesimisme terendah sejak IKI dirilis.
Adapun subsektor yang paling optimis dalam enam bulan kedepan adalah industri pencetakan dan reproduksi media rekaman, diikuti industri kertas dan barang kertas, dan industri pengolahan lainnya.
Optimisme terendah ada pada Industri Barang Galian Bukan Logam dan Komputer, Barang Elektronik & Optik. (Kemenperin)