SOLO, Bharata Online - Respati Ardi, Wali Kota Solo menerima balasan kunjungan delegasi kerja sama sister city Kota Xi’an, Tiongkok, ke Solo, Jawa Tengah pada Jumat (8/5/2026). 

Delegasi Kota Xi’an terdiri dari Wakil Presiden Eksekutif Asosiasi Rakyat Xi’an Untuk Persahabatan dengan Negara Asing, Rui Zhang, Direktur Pusat Kota Persahabatan Internasional Xi’an, Qi Shi serta Kepala Divisi Pengelolaan Sampah Domestik Biro Manajemen Perkotaan dan Penegakan Hukum Komprehensif Xi’an, Peng Lai.

Selain itu, Wakil Direktur Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok Xi’an, Yan Zhang, Wakil Direktur Departemen Geriatri Rumah Sakit TCM Xi’an, Liyan Qiao dan Staf Pusat Kota Persahabatan Internasional Xi’an, Ge Bai.

Respati mengungkapkan bahwa kunjungan ini membahas perihal Traditional Chinese Medicine (TCM) atau pengobatan tradisional Tiongkok yang akan diajarkan ke warga Solo untuk pengoptimalan Wellness City.

Selain itu, kerja sama juga meliputi rencana pelatihan sekolah vokasi dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) perkembangan kendaran listrik. 

“Beliau (Rui Zhang) menyampaikan akan ada pelatihan sekolah vokasi, terkait perkembangan EV industry (kendaraan listrik). Karena tadi melihat mulai banyak kendaraan listrik di sini, jadi perlu ada pendidikan vokasi khusus di bidang kendaraan listrik,” terangnya.

Kedua belah pihak juga berencana saling mengirim delegasi. Respati menjelaskan, pihaknya akan mengirim perwakilan Kota Solo untuk memperkenalkan budaya Jawa ke Kota Xi’an.

“Nanti akan kita kirim penampil yang akan ditampilkan di Kota Xi'an. Mungkin bisa wayang orang, tarian, ketoprak, nanti akan regularly setiap tahun akan kita kirim ke sana dan mereka juga akan mengirim delegasi untuk berpenampilan di Solo,” jelasnya.

Respati mengungkapkan ada beberapa warga Solo dan Sukoharjo yang berada di Kota Xi’an, bahkan ada yang mendapat beasiswa S3 di kota tersebut. Hal ini menurutnya sebagai bukti bahwa masyarakat Solo mampu unjuk gigi di kancah internasional. “

Ini menunjukkan masyarakat kita mampu berkompetisi di kancah global. Saatnya Kota Solo ini setara dengan kota global, ya salah satunya ada di negara Tiongkok. Makanya dengan dua belah kota ini terjadi sister city, komunikasi akan saling membantu,” terangnya.

Lebih lanjut, realisasi kerja sama sister city akan segera dilakukan akhir tahun 2026. “Segera kita tandatangani nanti setelah dapat izin dari Mendagri dan Kementerian Luar Negeri akan segera kita laksanakan dan optimal akan ada di akhir tahun ini,” [Kompas]