JAKARTA, Bharata Online - PT Kereta Api Indonesia Persero (PT KAI) mencatat sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat. Sementara itu, penumpang KRL tercatat 14 orang meninggal dunia, dan puluhan orang mengalami luka-luka, yang hingga berita ini diturunkan pada Selasa pagi, masih dalam penanganan di beberapa pusat layanan medis.
PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, dan kepada korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan, bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan, dan saat ini berada di layanan Lost And Found. Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian, untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Vice President Corporate Communication, KAI Anne Purba menyampaikan duka cita dan permohonan maaf, kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban.
Anne memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat. (Sumber: CNBC Indonesia)