NANNING, Bharata Online - Pada tanggal 7 November, Pekan Kerja Sama Media "Mitra ASEAN" 2026, yang diselenggarakan bersama oleh China Media Group (CMG) dan Pemerintah Rakyat Daerah Otonom Guangxi Zhuang, resmi dibuka di Nanning, Guangxi.
Para tokoh yang menyampaikan pidato dalam upacara pembukaan antara lain Qi Zhuquan, anggota Dewan Redaksi sekaligus Wakil Presiden CMG; Chen Yijun, anggota Komite Tetap Komite Partai Daerah Otonom Guangxi Zhuang sekaligus Kepala Departemen Publisitas; Htin Lin, Menteri Informasi Myanmar; Vanxay Koudmu, anggota Komite Sentral Partai Revolusioner Rakyat Laos sekaligus Wakil Kepala Departemen Propaganda dan Pelatihan Pusat; Somphob Vannaly, Wakil Sekretaris Negara di Kementerian Informasi Kamboja; serta Thanakorn Srisusai, Kepala Eksekutif Thai Media Fund.
Mengusung tema "Kecerdasan Baru, Konektivitas, dan Berbagi," acara ini mempertemukan hampir 200 pejabat pemerintah, perwakilan diplomatik untuk Tiongkok, profesional media, serta akademisi dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Para peserta terlibat dalam dialog mendalam untuk menjajaki jalur kerja sama yang saling menguntungkan, dengan tujuan memanfaatkan kekuatan media, guna membangun komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dengan masa depan bersama, serta meningkatkan suara dan pengaruh media regional dalam lanskap opini publik global.
Dalam pidatonya, Qi Zhuquan, anggota Dewan Redaksi sekaligus Wakil Presiden CMG, menyampaikan bahwa tahun ini menandai peringatan 35 tahun terjalinnya hubungan dialog antara Tiongkok dan ASEAN, peringatan 5 tahun kemitraan strategis komprehensif kedua pihak, serta tahun pertama pelaksanaan Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok. Sebagai organisasi media internasional komprehensif terbesar di dunia—yang memiliki format operasional paling beragam, serta jangkauan global terluas, CMG berupaya untuk terus memanfaatkan keunggulan komunikasinya di kancah internasional, termasuk layanan dalam 85 bahasa, platform media terintegrasi CGTN, serta 192 biro di luar negeri.
CMG bertekad untuk memperdalam kerja sama dengan berbagai media di ASEAN dalam bidang-bidang seperti produksi program, pertukaran personel, berbagi keahlian teknis, dan perencanaan acara bersama. Dengan berperan sebagai promotor media berbasis teknologi, mitra dalam komunikasi bersama, serta penghubung untuk berbagi sumber daya, CMG siap berkontribusi dalam membangun komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dengan masa depan bersama.
Sementara itu Chen Yijun, Anggota Komite Tetap Komite Partai Komunis Tiongkok (CPC) Wilayah Otonom Guangxi Zhuang, sekaligus Kepala Departemen Publisitas, dalam pidatonya menyampaikan bahwa Guangxi dan negara-negara ASEAN memiliki kedekatan geografis serta kesamaan budaya, yang menumbuhkan ikatan emosional alami dan landasan yang kokoh untuk berkomunikasi. Tahun ini menandai peringatan 35 tahun terjalinnya hubungan dialog antara Tiongkok dan ASEAN, serta peringatan 5 tahun kemitraan strategis komprehensif di antara keduanya. Guangxi siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk memajukan tiga bidang utama, yaitu berkolaborasi dalam "kecerdasan baru" (teknologi cerdas), mendorong pertumbuhan bersama melalui "konektivitas," dan menciptakan ekosistem yang berlandaskan pada "manfaat bersama."
Chen mengatakan, "Bersama-sama, kita bertujuan untuk mengembangkan perangkat komunikasi cerdas yang selaras dengan konteks lokal, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta menghormati keaslian budaya. Kami berupaya membangun saluran komunikasi regional yang stabil, kredibel, dan bersifat dua arah, yakni mengembangkan merek budaya bersama antara Tiongkok dan ASEAN, mengeksplorasi jalur yang lebih mendalam untuk pertukaran budaya berbasis digital, serta menjalin jejaring kolaborasi media lintas wilayah yang lebih tangguh."
Menurut Chen, "Melalui upaya-upaya ini, kita akan terus memberikan dorongan yang bersumber dari hati masyarakat, serta menghadirkan vitalitas ke dalam komunikasi kita, sehingga berkontribusi pada pembangunan komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dengan masa depan bersama."
Upacara pembukaan ini diisi dengan pengungkapan sejumlah pencapaian kolaboratif terkini serta peluncuran berbagai proyek baru.
Pencapaian pertama adalah dirilisnya *Laporan tentang Inovasi Digital dan Cerdas dalam Media Tiongkok-ASEAN*. Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai tantangan dan peluang bagi inovasi media digital dan cerdas, dalam konteks tren kerja sama regional yang sedang berkembang. Hal ini menawarkan rekomendasi praktis, seperti membangun mekanisme bersama, berbagi teknologi, mengoordinasikan tata kelola, dan mengembangkan talenta secara kolaboratif, yang berfungsi sebagai referensi berwawasan ke depan, untuk perumusan kebijakan, penyelarasan strategis, serta peningkatan konektivitas antar warga.
Pencapaian kedua adalah peluncuran program *Dialog* khusus bertajuk "Menghubungkan Pasar Melalui Buah: Membentuk Masa Depan Bersama." Sebutir buah mampu menjembatani jarak yang jauh dan menghubungkan berbagai pasar yang beragam. Industri buah di Guangxi telah menempati peringkat pertama di Tiongkok selama bertahun-tahun, menciptakan pola sirkulasi dua arah, yang berfungsi sebagai pusat masuknya buah dari negara-negara ASEAN ke Tiongkok, sekaligus menjadi pintu gerbang bagi ekspor buah asal Tiongkok. Saat ini, Guangxi berfokus pada pengembangan pusat distribusi buah Tiongkok–ASEAN, memperdalam kerja sama perdagangan, serta berkontribusi pada kemajuan substantif Kawasan Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN 3.0. Program ini mengeksplorasi pengembangan sistem sirkulasi dua arah—memfasilitasi aliran buah produksi ASEAN melalui Guangxi menuju pasar Tiongkok yang lebih luas, dan sebaliknya, menyalurkan buah produksi Tiongkok melalui Guangxi ke pasar ASEAN, dengan memanfaatkan keunggulan industri Guangxi, proyek Kanal Pinglu, serta berbagai peluang dalam kerangka Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).
Pencapaian ketiga adalah peluncuran kampanye promosi untuk seri drama radio bertajuk "A River at My Doorstep" (Sebuah Sungai di Depan Pintuku), yang berpusat pada Kanal Pinglu. Diproduksi bersama oleh China National Radio (CNR) di bawah naungan China Media Group (CMG), Stasiun CMG Guangxi, Administrasi Radio dan Televisi Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, serta Universitas Guangxi. Seri ini mengisahkan cara hidup perjalanan pembangunan, dan kisah-kisah manusia di balik Kanal Pinglu—sebuah proyek utama dalam Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional yang Baru, sekaligus menggambarkan konsep pembangunan berkualitas tinggi dan konektivitas regional. Guangxi Publishing & Media Group berencana untuk menerbitkan, dan mendistribusikan buku-buku yang diadaptasi dari seri drama radio tentang Kanal Pinglu tersebut, guna memperkenalkan kisah kanal ini ke kawasan ASEAN dan seluruh dunia.
Inisiatif keempat adalah peluncuran proyek pencitraan kota (city branding) untuk Nanning. Bekerja sama dengan program "Menjelajahi Tiongkok" (Zoubian Zhongguo) dari Pusat Program Bahasa Mandarin Global China Media Group (CMG), proyek ini menelusuri kota Nanning dengan berfokus pada ruang-ruang publik yang "kecil namun indah", yang terselip di berbagai jalan dan lorong kota. Proyek ini menyoroti bagaimana Nanning menerapkan pendekatan yang cermat, bagaikan "menyulam" dalam melakukan renovasi mikro perkotaan dan tata kelola yang halus. Pendekatan ini merevitalisasi ruang-ruang yang kurang dimanfaatkan, serta menghidupkan kembali jalan-jalan biasa, sekaligus menggambarkan dengan jelas filosofi, bahwa "kota dibangun oleh rakyat dan untuk rakyat." Selain itu, dengan menggunakan konsep "perjalanan" sebagai benang merah narasi, proyek ini menjembatani masa lalu dan masa kini, menampilkan warisan sejarah dan budaya Nanning yang mendalam, serta komitmen kota tersebut terhadap pelestarian menyeluruh, dan pengembangan inovatif atas warisan budayanya.
Inisiatif kelima adalah peluncuran tur pers bersama bertajuk "Di Atas Kanal: 'Mitra ASEAN' Menjelajahi Tiongkok." Perwakilan media dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN akan mengunjungi Nanning, Qinzhou, dan Yulin. Melalui peninjauan langsung, pengalaman imersif, dan peliputan selama perjalanan, para jurnalis akan mendapatkan gambaran komprehensif, mengenai pembangunan, inovasi teknologi, dan filosofi ekologis di balik Kanal Pinglu. Mereka juga akan berbagi kisah menarik tentang revitalisasi industri, dan peningkatan logistik di sepanjang sabuk ekonomi kanal tersebut, serta kehidupan masyarakat setempat yang sejahtera dan stabil.
Pekan Kerja Sama ini juga akan menghadirkan diskusi meja bundar media "Mitra ASEAN." Pada sore hari tanggal 10 November mendatang, perwakilan media dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN akan berkumpul di Kantor CMG wilayah Guangxi. Mengusung tema "Kecerdasan Buatan dan Konektivitas Tiongkok-ASEAN," mereka akan berbagi pengamatan dan refleksi dari tur pers "Di Atas Kanal," mendiskusikan transformasi, serta peluang yang dihadirkan oleh kecerdasan buatan bagi sektor media, dan memberikan wawasan mengenai bagaimana media dapat berkontribusi dalam membangun komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dengan masa depan bersama. (Bharata Online)